KENDARIMETRO KOTAPEMERINTAHANPEMPROV

Sekda Sultra Serukan ASN BerAKHLAK, Nasionalis dan Kompeten di Era Digital

424
×

Sekda Sultra Serukan ASN BerAKHLAK, Nasionalis dan Kompeten di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Pelatihan ini digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sultra dengan metode blended learning, memadukan pembelajaran daring dan tatap muka guna mendukung modernisasi sistem pemerintahan.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, menyerukan pentingnya membentuk ASN yang berkarakter, berintegritas, serta mampu bersaing di era digital.

Hal itu disampaikan saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Gelombang III Angkatan IX, X, XI, dan XII Tahun 2025 lingkup kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, Senin (10/11/2025) di Kendari.

Pelatihan ini digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sultra dengan metode blended learning, memadukan pembelajaran daring dan tatap muka guna mendukung modernisasi sistem pemerintahan.

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa Latsar CPNS bukan sekadar persyaratan administratif untuk mendapatkan status PNS. Pelatihan ini, katanya, merupakan tahapan penting dalam membangun mental, karakter, dan nilai-nilai dasar aparatur negara.

“ASN harus menjadikan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai pedoman moral dan etika dalam bekerja dan melayani masyarakat. Integritas, profesionalisme, nasionalisme, dan kompetensi adalah fondasi dalam membangun birokrasi yang unggul,” tegas Asrun Lio.

Ia menyampaikan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, ASN tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan administrasi semata. Mindset aparatur harus berorientasi pada pelayanan publik, inovasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi informasi dalam tugas pemerintahan.

“ASN masa depan bukan hanya dituntut disiplin, tetapi juga kreatif, adaptif, dan terbuka terhadap perubahan. Bekerjalah dengan semangat kolaborasi, bukan sekadar kompetisi, dan utamakan hasil, bukan hanya proses,” lanjutnya.

Sekda juga menegaskan bahwa keberadaan aparatur adalah pilar utama penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Untuk mewujudkan visi Sulawesi Tenggara Maju yang Aman, Sejahtera, dan Religius, pemerintah daerah membutuhkan SDM aparatur yang mumpuni, beretika, dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat.

Kepada para peserta, Asrun Lio berpesan agar menjadikan pelatihan ini sebagai ruang belajar strategis, bukan hanya untuk memenuhi kewajiban, tetapi untuk meningkatkan kualitas diri sebagai pelayan negara.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, serta etika profesi.

“Pegang teguh prinsip ASN sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan, serta perekat dan pemersatu bangsa. Jadilah ASN yang memberi solusi, bukan menambah masalah,” pungkasnya.

You cannot copy content of this page