Selain Pukau Penonton, Tari Lulo juga Dapat Jadi Kreasi Mengajar Guru

BESULUTU – Perlombaan Lulo kreasi yang dipertandingkan pada HUT PGRI ke 72 di Kabupaten Konawe, Sulawesi tenggara (Sultra) yang ditempatkan di Kecamatan Besulutu, pada Senin malam (25/12), membuat para pononton yang hadir sontak bersorak disertai gemuruh tepuk tangan.

Dalam ajang ini, PGRI akan menampilkan 28 peserta lomba yang dibagi  menjadi 4 hingga 6 peserta dalam setiap malam selama berlangsungnya kegiatan ini.

Ketua PGRI Kabupaten Konawe, Suriyadi. (Foto: Firmansyah)

Video Jendela Sepekan 6 September 2020

Ketua PGRI Konawe, Suriyadi mengatakan, tujuan lomba pada ajang seni tersebut yaitu untuk mempererat silaturahmi kekeluargaan antara para guru, ajang reuni juga sebagai sarana hiburan dan adu ide serta kreasi bagi tenaga pengajar di Kabupaten Konawe.

“Supaya antara guru juga saling mengenal satu sama lainnya. Untuk itu, ini adalah momentum paling baik bagi para guru,” ujar Sriyadi di acara lomba Lulo kreasi.

Dikatan pula seorang Juri lomba seni, Etika Rosita, kegiatan Porseni dapat dijadikan sebagai alternatif hiburan bagi para guru serta dapat dijadikan pengembangan ide dalam mengajar kedepan.

“Kegiatan ini sangat bagus, bisa menjadi pengembangan ide dan kreasi untuk para guru dalam mengajar nantinya,” terang Rosita yang juga Artis Lokal serta penyanyi lagu Molulo.

Reporter: Firmansyah
Editor: Kardin