oleh

Seluruh Korban Dugaan Keracunan Massal di Buton Sembuh

-NEWS-228 dibaca

Reporter: Adhil

BUTON – Seluruh pasien korban dugaan keracunan makanan secara massal yang terjadi di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), dinyatakan telah sembuh, baik pasien yang dirawat di rumah sakit maupun puskesmas, dan seluruhnya telah diperbolehkan pulang ke rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, Djufri membenarkan informasi sembuhnya seluruh warga Buton yang mengalami dugaan keracunan massal berstatus kejadian luar biasa (KLB) tersebut. Menurutnya, seluruh pasien dinyatakan sembuh sejak Selasa, 08 Desember 2020 lalu.

“Iyah benar, semua sudah sembuh. Sekarang sudah nol pasien baik di puskesmas maupun di rumah sakit,” kata Djufri saat dikonfirmasi MEDIAKENDARI.com, Jum’at, 11 Desember 2020.

Terkait hasil uji lab sampel makanan yang dikirim ke laboratorium Balai POM di Kendari, Djufri mengungkapkan, hasilnya telah ada, namun saat ini tengah dikirim kembali ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton. Nantinya dengan hasil uji itu, akan dipastikan penyebab terjadinya musibah tersebut..

“Hasilnya sudah ada, sementara dikirim kembali ke kami. Yang pasti, dari hasil uji lab itu dari Balai POM yang akan menjelaskan ke kami ada kandungan apa, atau apa sebenarnya yang dimakan warga di Buton sempai terjadi keracunan massal. Kalau sudah terungkap penyebabnya, nanti kita akan kabari lagi” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, kurang lebih ada 337 warga di Kabupaten Buton mengalami dugaan keracunan makanan secara massal usai mengkonsumsi hidangan disalah satu pesta di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton. Dari seluruh korban, satu orang diantaranya yang masih berusia balita meninggal dunia. /A

Terkini