oleh

Sembilan Karung Beras Bansos di Kelurahan Wangkanapi Sudah Berkutu

Reporter: Ardilan

BAUBAU – Kelurahan Wangkanapi Kecamatan Wolio, Kota Baubau mengembalikan beras bantuan sosial (Bansos) karena diketahui kurang layak dikonsumsi.

Lurah Wangkanapi, Mogotman menjelaskan, sebagian beras bansos yang diterimanya kurang layak, karena telah rusak, basah dan bahkan ada juga yang telah berkutu.

Dari pemeriksaanya diketahui, sebanyak enam karung beras dalam kondisi basah dan lembab, sembilan karung beras berkutu serta tujuh karung dengan kondisi hitam kekuning-kuningan.

“Itu memang meraka warga penerima bansos menyebut bahwa beras kurang layak, saya lihat. hanya saya tidak dokumentasikan karena mereka langsung terima beras penggantinya,” ungkap Mogotman di kantor Lurah Wangkanapi, Selasa 2 Juni 2020.

Mogotman juga menjelaskan, pihaknya intensif memeriksa kondisi beras yang dibawa penyedia dan apabila ditemukan beras dalam kondisi yang sudah kurang layak, beras itu akan dikembalikan.

“Ditemukan yang tidak bagus seperti yang bocor karungnya, sudah kurang lagi isinya saya kumpul baru saya kembalikan. Kebetulan penyedia stand by,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan, pembagian bansos berupa sembako yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Baubau 2020 tersebut memang terbagi secara tidak utuh.

Untuk bantuan yang didistribusi pertama adalah minyak dan telur, sedangkan beras terlambat datang. Dan atas koordinasi dengan warga penerima, diputuskan bahwa jika paket bansos telah lengkap baru dibagikan.

“Sebelum lebaran idul fitri masuk duluan minyak dan telur. Warga saya sampaikan apakah kita bagi dulu minyak dan telur karena ini ada jangka waktunya, nanti rusak dan busuk. Tapi warga bilang, tidak usah nanti dengan berasnya sekalian. Seminggu kemudian saya himbau lagi warga, akhirnya kita sepakat untuk membagikan telur dan minyak dulu sambil menunggu beras,” cerita Mogotman.

Diungkapkannya juga hingga sejauh ini, pihaknya sudah membagikan 496 karung dari total 523 kepala keluarga penerima bansos. “Tinggal 27 karung lagi yang belum terbagi. Orangnya belum datang ambil,” imbuhnya. /B

Terkini