Reporter : Erlin
Editor : Wiwid Abid Abadi
TINANGGEA – Mioko (30 tahun), sorang pemuda yang mengalami keterbelakangan mental, dan juga tunawicara (bisu) di Kelurahan Ngapaaha, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dibacok pada bagian leher oleh Rafiun. Oleh warga sekitar, Rafiun dikenal sebagai pemuda yang mengalami ganguan jiwa, alias orang gila.
Peristiwa nahas itu terjadi di lapangan sepak bola di Kelurahan Ngapaha, pada Selasa (6/8/2019). Beruntung, Miako selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kabupaten Konsel.
Lurah Ngapaaha, Agusalim Liasambu menjelaskan, kejadian itu bermula pada pukul 16.00 WITA. Saat itu, korban sedang menonton anggota Paskibaraka berlatih. Lalu, tak lama berselang, korban bertemu pelaku, yang saat itu sedang membawa parang.
BACA JUGA :
- Diduga Langgar Prosedur Mediasi, Pernyataan Lurah Asinua Konawe “Tidak Ada Tanahnya” Disorot Publik
- Mitra SPPG Dialihkan ke Perusahaan Jakarta, Pengusaha Lokal Rugi Miliaran
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan dan Pererat Toleransi di Poso
- Raih Juara Dua Nasional, Maliqa Aurora Sukses Harumkan Nama Sultra di Ajang Supra Star Indonesia 2026 di Batam
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa Lintas Agama di Makassar
- Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Melalui Jalur Reguler Nasional, Tidak Ada Kuota Khusus maupun Titipan
Tiba – tiba, parang yang dibawa pelaku langsung diayunkan pada bagian leher korban. Akibatnya, korban mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian leher. “Korban lalu dilarikan kerumah sakit oleh warga sekitar. Korban selamat,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tinanggea, IPTU Muchsin, mengatakan bahwa pelaku yang diketahui mengalami gangguan jiwa telah diamankan di Mapolsek Tinanggea untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek. Untuk mengantisipasi jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (A)
