oleh

Setelah Bantu Korban Gempa di Lombok, QNET Kirim Bantuan di Sulteng

KENDARI – Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi pusat perhatian pasca terjadinya gempa dan Tsunami yang melanda Kota Palu, Donggala dan Sigi. Salah satunya datang dari perusahaan penjualan langsung QNET. Atas musibah yang merenggut banyak korban jiwa, QNET turut bersimpati terhadap masyarakat Sulteng dengan memberikan donasi berupa kebutuhan bahan pokok.

General Manager QNET Indonesia, Ganang Rindarko mengatakan, setelah memberikan bantuan pada korban gempa bumi di Lombok beberapa waktu lalu, pihaknya kembali menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng. Bantuan tersebut, berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, serta dana pribadi dari orang-orang yang aktif di bisnis QNET. Sehingga diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban dan penderitaan korban serta membantu mereka untuk segera pulih usai bencana.

“Bantuan QNET ini merupakan perwujudan filosofi yang diusung QNET, Raise Yourself To Help Mankind (RHYTHM) yang peduli, membantu dan meringankan beban sesama serta berkomitmen menyejahterakan sesama, khususnya untuk saudara-saudara kita di Palu yang tengah ditimpa musibah. Ini merupakan bantuan QNET gelombang kedua setelah sebelumnya di minggu kemarin Amoeba (support system QNET) sudah mengirimkan barang yang dikirim dengan 1 truk,” ungkapnya, Senin (8/10/2018) di Kota Kendari.

Ganang menambahkan, Kota Kendari dipilih sebagai tempat belanja barang dan pemberangkatan truck bantuan karena aksesbilitas Kendari– Palu dinilai lebih lancar, sehingga bantuan bisa segera sampai di Palu.

“Total bantuan kami distribusikan dengan menggunakan 2 truk. Bantuan yang dikirim oleh QNET diantaranya beras, gula, obat-obatan, personal hygiene, popok bayi, cairan antiseptik, minyak goreng, air minum,  mie instant, makanan yang dapat bertahan lama. Dalam pendistribusian, kami bekerja sama dengan pihak berwenang,” rincinya.

Sementara itu, salah satu top leader QNET di Kota Kendari, Muhlis Muslimin mengatakan, bahwa bantuan ini adalah panggilan jiwa bagi diri dan teman-temannya di Kendari. “Ini adalah panggilan jiwa bagi saya dan teman-teman saya di Kendari,” katanya.

Menurut Muhlis, Gempa yang ada di Palu itu getarannya juga terasa sampai Kendari. Mengetahui bahwa saudara-saudara di Palu menderita karena gempa dan tsunami dimana mereka kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok sehari-hari, “kami merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Palu. Semoga bantuan dari QNET ini bisa diterima oleh mereka,” terang pria asal Konsel ini.

Muhlis menambahkan bahwa setelah bantuan ini terkirim, tidak menutup kemungkinan juga akan terus memberikan bantuan kepada saudara-saudara di Palu dan Donggala.“Memiliki persamaan tinggal di daerah pantai dan laut dijadikan salah satu motivasi kami untuk terus membantu mereka,” ucapnya.

Top leader QNET lainnya, Dwi Handoko menambahkan, semua barang bantuan ini belanjanya di Kendari dan pengiriman akan dilakukan hari ini.”Kami harapkan, besok barang-barang ini sudah bisa dimanfaatkan oleh saudara-saudara di Palu,”singkatnya.(a)


Reporter:Rahmat R.


Terkini