Setop Kuliah Tatap Muka, IAIN Kendari Maksimalkan E-learning

Reporter: Febi Purnasari

KENDARI – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyetop aktifitas kegiatan akademik perkuliahan secara tatap muka di dalam ruangan sejak 17 Maret 2020.

Keputusan tersebut menyusul penetapan status darurat Corona sejak 29 Februari 2020 sampai 29 Mei 2020. Namun, meski aktifitas perkuliahan tatap muka dihentikan, tapi aktifitas belajar tetap dilaksanakan.

Humas IAIN Kendari, Lili Ulvia menjelaskan, sesuai Surat Edaran Rektor IAIN Kendari, nomor: 0125/In.23/03/2020, kegiatan perkuliahan dilakukan dengan medium berbasis online.

Untuk model perkuliahannya sendiri, kata Lili yakni dengan sistem kuliah online menggunakan aplikasi E-learning, yang bisa diakses dosen dan mahasiswa melalui akunnya masing-masing.

“Jadi setiap dosen dan mahasiswa harus memiliki akun untuk mengakses aplikasi tersebut. Seluruh mahasiswa wajib mengikuti perkuliahan online, adapun absensi kehadiran dengan menggunakan aplikasi sistem akademik,” kata Lili.

Menurutnya, perbedaan cara belajar dari model tatap muka menjadi online ini tidak menghambat mahasiswa dalam memahami materi yang diberikan, sehingga bisa dikatakan perkuliahan berjalan seperti biasanya.

“Untuk absensi perkuliahan mahasiswa, memang sejak lama sudah menggunakan absensi sistem online jauh sebelum wabah virus Covid-19 ini ada,” ujar Lili.

Lili juga menjelaskan, selain menggunakan aplikasi E-learning dengan fitur online, ada juga dosen yang menggunakan aplikasi lainnya seperti google clash room, sebagai medium tambahan.

“E-learning sebenarnya sudah cukup untuk mendukung pembelajaran, namun beberapa dosen masih ada yang menggunakan aplikasi lainnya seperti google clash room,” tutupnya.

Iklan Pangdam Ucapan Selamat kepad Kapolda