Reporter : Rahmat R.
KENDARI – Sebanyak 50 orang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dikukuhkan Gubernur Sultra Ali Mazi pada Kamis malam (16/08/2019).
Pengukuhan ini disaksikan langsung oleh orang tua dari 50 orang Paskibra terpilih dan serta para Kepala OPD dan Forkompinda di Rujab Kantor Gubernur Sultra.
Sebanyak 50 orang ini akan dibagi menjadi pasukan yakni pasuka pagi dan sore untuk upacara 17 Agustus 2019. 25 orang bakal bertugas sore dan 25 akan bertugas pagi.
Untuk pembawa baki pada upacara penaikan bendera HUT RI ke-74 adalah Siswi SMKN 3 Baubau atas nama Waode Maisarah August. Dan pemegang Baki pada sore hari adalah Tasya Sundari dari SMAN 2 Kendari.
BACA JUGA :
- Sambut Ramadan, Hotel Syahid Azizah Kendari Luncurkan Promo Kamar dan Paket Buka Puasa Spesial
- Pemprov Sultra Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadan
- Pemprov Sultra Jadwalkan Safari Ramadhan 1447 H di 17 Kabupaten/Kota
- Dua Laporan Dugaan KDRT di Polda Sultra Dicabut, Proses Dilanjutkan Melalui Restorative Justice
- MUSDA VII MUI Sultra di Hotel Zahra Kendari berlangsung selama tiga hari, membahas program kerja lima tahun ke depan serta penguatan sinergi menjaga stabilitas kamtibmas di Sulawesi Tenggara.
- Kapolda Sultra dan Ketua DPRD Kunker ke Bombana, Pastikan Kamtibmas Kondusif Jelang Ramadan
Sementara untuk pasukan pengibar bendera pagi adalah Aditya Tirta asal SMA 1 Kendari, yang bertugas sebagai pembentang bendera, Muh. Aksan Farid Nurdin asal SMAN 1 Unaaha sebagai penarik. Sementara itu, untuk Komandan Kelompok 8 pada upacara pagi adalah Mohammad Jordan J. Sorya Persada asal SMAN 2 Baubau.
Selanjutnya, untuk penarik bendera pada upacara sore adalah Muhammad Firmansyah asal SMAN 1 Baubau bersama Nengah Wiko Anggrawan asal SMAN 1 Tiworo Utara. Komandan Kelompok 8 adalah Muhammad Haikal Adriansyah asal SMAN 1 Kulisusu. (A)
