Soal Jasad Pasien PDP Corona Dibungkus Plastik, Ini Penjelasan Dirut RS Bahteramas

Reporter: Muh. Ardiansyah R.

KENDARI – Plt Direktur Rumah Sakit (RS) Bahteramas Kendari, dr Sjarif Subijakto menegaskan, bahwa penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona (COVID-19) yang meninggal dalam perawatan di RS tersebut telah sesuai potokol.

“Jenazah dibungkus plastik kedap, supaya tidak ada cairan tubuh keluar dan berpotensi pada penularan. Jadi jelas bawa perlakuan penanganan pada jenazah mengacu protokol Covid-19,” kata dr Sjarif Subijakto, Rabu, 25 Maret 2020.

Menurutnya, protokol itu diberlakukan untuk pasien berstatus PDP meskipun belum ditetapkan positif Corona, seperti PDP asal Kolaka yang meninggal meninggal dunia Senin, 23 Maret 2020 lalu.

“Pasien yang meninggal bukan pasien positif Covid-19 seperti yang diberitakan dibeberapa media. Status PDP adalah radang paru-paru,” ungkap dr Sjarif.

Ia juga menjelaskan, sesuai protokol Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), meski telah dinyatakan meninggal, sampel dari pasien tersebut tetap dibawa ke laboratorium.

“Dibawa ke laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di  Kementerian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan untuk diperiksa, apakah pasien tersebut positif Corona atau tidak,” ujarnya.

Dijelaskannya, sampel yang dibawa yakni Swab atau cairan tenggorokan yang saat ini masih ditunggu hasil pemeriksaan laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jakatrta.

“Proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data secara sistemik tetap dilakukan, jika hasil positif maka yang termasuk dalam kontak erat akan dikategorikan ODP dan diisolasi mandiri selama 14 hari,” tutupnya.

iklan bersama melawan covid-19

Video

BERITA TERKINI

METRO KENDARI

BERITA TERKINI

KOLAKA RAYA

BERITA TERKINI

SOSOK

KONAWE RAYA

TAJUK

Satu dari 16 Perempuan Alami Seks Pertama Kali Karena Diperkosa

INTERNASIONAL - Bagi lebih dari 3,3 juta anak perempuan dan perempuan di Amerika, hubungan seks untuk pertama

BERITA TERKINI

BUTON RAYA

PERISITIWA

BERITA TERKINI