Reporter : Rahmat R.
Editor : Def
KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi yang dikonfirmasi perihal adanya salah saeorang calon Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, yang dikabarkan telah membayar mahar Rp.500 juta ke pemerintah pusat, mengaku tidak terlalu paham dengan informasi tersebut.
Baca Juga :
- BGN Tekankan Pentingnya Keamanan Makanan di wilayah SPPG Konawe
- Insiden Ayam Suwir di SPPG Wonggeduku, Masyarakat dan Mahasiswa Desak Kordinator Wilayah Konawe MBG dan Pihak Yayasan Ganti Tim Dapur
- Dapur Umum Konawe Evaluasi Setelah Insiden Ayam Suwir Basi
- BPR Bahteramas Konawe Siap Kawal Visi-Misi Pembangunan ‘Konawe Bersahaja’ 2025–2030 Bebas Narkoba
- Wakil Bupati Konawe Tekankan Pentingnya Pencegahan Narkoba untuk Masa Depan Generasi Emas
- Komitmen Kesehatan Nyata, Bupati Konawe Resmikan Puskesmas di Lambuya
“Mahar Rp 500 juta itu, saya belum paham, kalian dalami saja. Itu lucu,” katanya, kepada Mediakendari.com, Kamis (21/03/2019).
Dikatakannya, hal tersebut masuk dalam kategori pidana karena melanggar aturan yang berlaku, namun informasi ini harus didalami dulu.
“Itu sudah masuk pidana, coba kalian dalami dulu, uangnya diberikan kepada siapa,” pintanya kepada wartawan.
Politisi Nasdem ini juga menyebutkan soal hasil seleksi Sekda bukan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) melainkan pemerintah pusat, dan seleksi Sekda Sultra sudah disampaikan ke pusat sisa menunggu hasil saja.
“Yang bakal jadi Sekda itu belum mengetahui secara pasti siapa dari tiga nama yang bakal jadi Sekda. Kita tunggu hasilnya dari pusat,” terang Ali Mazi.
Baca Juga :
- Balai Bahasa Sultra Cari Generasi Muda untuk Duta Bahasa 2026
- Mayat Perempuan Ditemukan di Kawasan Eks MTQ Kendari, Polisi Selidiki Kasus
- Masjid Al-Alam Kendari Jadi Magnet Ngabuburit Warga saat Ramadan
- LAZIS MU’ADZ Gelar Ramadhan Kids Competition di The Park Kendari
- Wakapolda Sultra Hadiri Misa di Gereja St. Isidorus, Serahkan Bantuan dan Gelar Bakti Kesehatan
- Pertamina Siapkan Mudik Gratis MyPertamina untuk Masyarakat Sulawesi
Adapun tiga nama calon Sekda Sultra yang dikirim di pusat adalah Nur Endang Abbas, Roni Yakub Laute fsn Syafruddin.
Untuk diketahui juga, pada pemberitaan sebelumnya JarrAk Sultra membeberkan Roni Yakub Laute telah membayar mahar Rp 500 juta ke pusat. (B)
