oleh

Soal Pasien TNI, Plt. Dirut RSUD Bahteramas Sebut Uang Jaminan Pasien Sudah Tak Berlaku

Reporter: Kardin
Editor: Taya

KENDARI – Terkait adanya dugaan penolakan pasien RSUD Bahteramas yang juga anggota Kodim 1417 Kendari karena harus menjamin uang terlebih dahulu sebelum diperiksa, kini ditanggapi langsung Plt. Direktur Utama RSUD Bahteramas, dr Sjarif Subijakto.

Sjarif menjelaskan, model pembayaran uang jaminan terhadap pasien sebenarnya telah dihapus beberapa waktu lalu Rumah Sakit.

Meski demikian katanya, bisa saja masih terdapat petugas RS yang bertugas di bagian pendaftaran belum mengetahui atas kebijakan baru tersebut. Padahal jelas Sjarif, jaminan pasien saat ini tidak perlu lagi menggunakan uang, cukup dengan idenditas diri.

“Uang jaminan itu sebenarnya kita sudah dihapus tiga bulan lalu. Hanya mungkin, petugasnya ini belum Move On dengan aturan baru itu, makanya terjadi misskomunikasi,” jelasnya, Rabu (23/10/2019).

Meski demikian pasien anggota TNI yang sekaligus menjadi korban aksi demonstrasi itu tetap dilakukan perawatan setelah Kepala IGD, dr Tuty turun langsung dan menegur petugas yang sebelumnya meminta jaminan.

“Jadi dr Tuty langsung menegur petugas itu dan langsung dilakukan perawatan terhadap anggota TNI,” terangnya.

Memang jelasnya, dalam prosedur setiap pasien yang masuk di RSUD Bahteramas terlebih dahulu melakukan pendaftaran administrasi dan sudah tidak lagi melakukan penjaminan uang.

“Makanya saya akan kumpul lagi para petugas ini dan saya akan berikan teguran kepada mereka,” paparnya.

Atas kejadian tersebut, Sjarif mengaku telah melaporkan klarifikasi atas hal tersebut kepada Gubernur Sultra dan Komandan Resor Militer 143 Haluoleo.

“Saya juga sudah klarifikasi terhadap pak Gubernur, Danrem dan Kabinda,”katanya. (A)