Soal Pemilu, Panwaslu Fokuskan Pengawasan di Titik Rawan Money Politic

BAUBAU – Menghadapi momentum Pemilihan Kepala Daerah yakni pemilihan Walikota dan Gubernur di 2018 mendatang serta pemilihan Legislatif dan Presiden pada 2019 nanti, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal memfokuskan pengawasannya pada Money Politic (Politik Uang).

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Baubau Koordinator Divisi Hukum Penanganan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Waode Frida Vivi Oktavia menuturkan, berdasarkan pelaksanaan Pemilu yang berlangsung pada sebelum-sebelumnya selalu terjadi politik uang.

“Akan tetapi, kita tidak tahu lokasi yang menjadi titik-titik rawan terjadi politik uang, karena itu kami akan coba petakan nantinya,” kata Frida di salah satu hotel di Kota Baubau, Rabu (22/11).

Video Jendela Sepekan 6 September 2020

Kata dia, setelah dipetakan titik-titik yang dianggap rawan terjadi politik uang, pihaknya akan meningkatkan pengawasan pada lokasi tersebut.

“Jika sudah dilakukan fokus pengawasan dan tetap terjadi money politik maka bisa kemungkinan kami lakukan tangkap tangan,” tegasnya.

Frida menambahkan jika ada yang menyaksikan kejadian politik uang, dapat langsung mengadu dan melapor di Kantor Panwaslu.

“Nomor aduan SMS Center sedang dalam pembuatan dan untuk sementara jika ada pengaduan money politic bisa disampaikan ke kantor kami atau pada saat kami sedang sosialisasi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Frida dalam waktu dekat pihaknya akan melounching Pojok Pengawsan di kantor Panwaslu Baubau.

“Disitu akan kami sampaikan media apa saja yang bisa digunakan sebagai sarana pelaporan tindakan money politic,” tandasnya.

Reporter: Ardilan
Editor: Kardin