Kondisi Pantai Desa Puudonggala Utama, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara akibat abrasi pantai sejumlah pohon kelapa tumbang. Senin, 15/4/2019 Foto : Mumun/Mediakendari.com./b

Abrasi Pantai Ancam Desa Puudonggala Utama di Konut

Reporter : Mumun

Editor : Taya

WANGGUDU – Abrasi pantai kini mulai mengancam wilayah Desa Puudonggala, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Terkikisnya pantai diduga disebabkan adanya pelabuhan khusus atau Jetty yang pernah digunakan PT BKA.

Kondisi itu dikeluhkan pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Puudonggala Utama Junaiddin. Kata dia, diperkirakan akibat abrasi itu setiap tahunnya desa tersebut harus kehilangan daratan sekitar 10 meter.

“Ini kampung sudah mau habis. Bayangkan satu tahun sekitar 10 meter dia kikis daratan, yang parah itu sekolah MTS tinggal berapa meter dia hantam abrasi,” katanya, Senin (15/4/2019).

Menurut Junaiddin, sejak adanya Jetty yang digunakan PT BKA itu abrasi pantai terus terjadi sehingga jika tak diantisipasi, diprediksi pada tahun 2020 mendatang akan ada rumah warga yang hancur akibat abrasi.

Ididi sapaan akrab Junaiddin menambahkan, pihaknya telah mengusulkan talud dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) 2018 namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan.

“Waktu musrembang tahun 2018 kami sudah usulkan dan Dinas PU sudah singgah dokumentasi. Kami Pemerintah Desa bukan tidak mau anggarkan lewat DD APBN, tapi jangan sampai tumpang tindih dengan kabupaten karena setiap tahun Pemkab selalu datang lihat dan ambil dokumentasinya tapi sampai saat ini belum ada realisasi,” tutupnya.(A)