Forum Mahasiswa Pelajar Wonggeduku Barat (FMPWB) saat menyalurkan bantuan makanan dan logistik di dua desa terisolir. Foto : Koordinator IPWB Siswanto, SH/for mediakendari.com.

Buat Rakit Dari Batang Pohon Pisang, FMPWB Bantu Dua Desa Terisolir di Konawe

Reporter : Jaspin

Editor : Taya

WONGGEDUKU – Forum Mahasiswa Pelajar Wonggeduku Barat (FMPWB) Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (13/6/2019) menyalurkan bantuan kepada warga terisolir di dua desa yakni Desa Bendewuta dan Wowasolo, Kecamatan Wonggeduku.

Mereka menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 130 paket dan logistik melalui rakit buatan dari batang pisang sepanjang 1 kilometer dari bibir banjir.

Menurut Koordinator IPWB Siswanto, SH, dua desa telisolir itu ternyata masih banyak warga yang bertahan di rumah masing-masing karena rumah milik tetangga mereka yang sudah mengungsi dijarah maling.

“Kurang lebih warga yang masih bertahan di dua desa itu berjumlah sekitar 60 Kepala Keluarga (KK) atau 120 jiwa,” kata Siswanto, yang dikonfirmasi melalui via telepon selulernya, Kamis (13/6/2019).

Kata Siswanto, mereka terkendala pada saat menyalurkan bantuan tersebut karena mahalnya sewa perahu katinting milik warga setempat, apalagi dengan keterbatasan dana, terpaksa mereka dan kawan-kawanya sebanyak 48 orang, berinisiatif membuat rakit dari batang pisang, sehingga bisa menembus 2 desa tersebut.

“Rakit yang kami buat dari batang pisang, hanya cukup untuk memuat makanan dan logistik lainya. Kalau kami sendiri terpaksa berenang menyusuri banjir hingga 1 kilo meter,” ungkapnya. (a)