(kiri ke kanan) Asisten III Pemprov Sultra, Zanuria bersama plt Bupati Busel, H. La Ode Arusani didampingi Kapolres Buton, AKBP. Ramos Paretongan S, bersebelahan dengan Plt Kepala Distannak Sultra, Ari Sismanto dan Plt Kepala Dispar Sultra, I Gede Panca. Saat kunjungan kerja di Burangasi Kecamatan Lapandewa, Busel./b

Busel Dapat 77.500 Ekor Bibit Ayam Jawa Super

Reporter: Basr
Editor: La Ode Adnan Irham

BATAUGA – Kabupaten Buton Selatan (Busel) mendapatkan bantuan 77.500 ekor bibit ayam Jawa Super atau ayam kampung super yang akan dibagikan ke sejumlah kecamatan Desember 2019 mendatang. Bantuan itu berasal dari program bedah kemiskinan rakyat sejahtera Kementerian Pertanian dan Peternakan.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Ari Sismanto mengungkapkan, bantuan itu sebagai wujud fokus pemerintah pada peningkatan populasi ternak di daerah.

“Untuk Sultra di bawah H. Alimazi dan Bapak Lukman Abunawas, dengan visi dan misi beliau yang kita kenal juga program strategisnya yaitu “Sultra Produktif”, memang menitikberatkan pembangunan sektor peternakan dengan meningkatkan produksi ternak,” ungkap Ari Sismanto saat mendampingi Asisten III Pemprov kunjungan kerja di Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa, Busel, Sabtu (26/10/2019).

Dikatakan, bantuan itu akan dibagikan ke 1.550 kepala keluarga (KK), dengan jumlah 50 ekor per KK. Serta akan diberikan pula bantuan uang tunai Rp 500.000 per KK serta bantuan pakan ternak 150 kg per KK.

“Alhamdulillah bantuan ayam untuk Busel tahun 2019 ini adalah jumlah terbesar di antara tujuh kabupaten di Sulawesi Tenggara,” katanya.

Terkait jadwal penyalurannya kata dia, kepada masyarakat agar secepatnya menyiapkan lokasi yang tepat untuk mendirikan kandang. Sebab tidak lama lagi akan segera dikirimkan ke Kabupaten Busel untuk selanjutnya dibagikan ke sejumlah kecamatan.

“DOC yang dikirim dari Jawa sudah tiba di Bandara Halu Oleo yang selanjutnya akan dimasukan dulu di kandang pembesaran yang ada di Kota Baubau, hingga empat minggu dibesarkan oleh kontraktor pengadaan ayam, baru akan dibagikan di masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :

Kepada masyarakat, pihaknya meyakini, jika pengadaan bantuan ternak kecil seperti unggas tersebut dapat dirawat dan dikelola dengan baik, maka kedepan Pemerintah Pusat juga akan menyalurkan bantuan ternak besar, seperti kambing maupun sapi dan kerbau. Sesuai fokus pemerintah pada peningkatan produksi daging maupun telur.

“Insha Allah muda-mudahan tahun berikutnya tidak hanya ayam, tapi juga sapi dan kambing. Olehnya itu, saya menunggu Dinas Pertanian dan Peternakan Busel untuk memasukan prosposal elektronik atau e-proposal guna mendapatkan bantuan seperti yang diingingkan,” harapnya. (B)

Iklan BPKAD
Iklan BLUD Konawe