Forum Asinua Bersatu (Format) Kabupaten Konawe, saat menyalurkan bantuan kepada warga terkena banjir dan terisolir di Kelurahan Ambondia, Kecamatan Asinua, dengan menggunakan perahu katintin. Foto : Tim Format Konawe/for mediakendari.com

Format Konawe Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Wilayah Terisolir

Laporan : Jaspin

Editor : Kang Upi

ASINUA – Forum Asinua Bersatu (Format), Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan makanan dan minuman serta logistik lainya ke sejumlah wilayah di Kecamatan Asinua yang terisolir.

Sebanyak 40 anggota Format yang berada dibawah binaan Lurah Asinua, Muhammad Irwan terlibat dalam distribusi logistik ini.

Muhammad Irwan menjelaskan, 40 orang tim Format telah diarahkan sejak Selasa (11/6/2019) lalu, menggunakan kendaraan roda empat jenis Hailux dan kendaraan roda dua sebanyak 22 unit.

“Mereka menembus Desa Asinua Jaya dan selanjutnya menggunakan perahu, mereka mendistribusikan logistik di daerah yang terisolir yakni di Kelurahan Ambondia, yang juga Ibu Kota Kecamatan Asinua,” ungkap Irwan yang ditemui di posko utama tanggap darurat bencana banjir BPBD Konawe, Jumat (14/6/2019).

Sementara itu, Koordinator Format Konawe Dicky Tri Ardiyansyah saat dikonfirmasi via telepon menjelaskan, saat mereka mendapat informasi bahwa Kecamatan Asinua ikut terkena bencana banjir, pihaknya langsung menghimpun bantuan.

“Saya bersama teman Format langsung menghimpun bantuan dari Pemerintah Kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, dan warga untuk membuat posko penerimaan bantuan bencana banjir,” kata Dicky.

Selanjutnya, kata Dicky, pada Senin (10/6/2019) atas informasi dari anggota Tim Format tentang kondisi jalur menuju Kecamatan Asinua, khususnya jembatan yang sempat terendam sudah bisa dilewati, pada Selasa (11/6/2019) tim diberangkatkan untuk menyalurkan bantuan.

Baca Juga :

Bersama Lurah Ambondia, lanjutnya, tim berangkat menggunakan dua mobil yang dipinjamkan Pemda Konawe. Ia juga menuturkan, perjalanan menuju lokasi bencana sempat terhambat tanah longsor dan pohon tumbang.

“Kami memanggil masyarakat untuk membantu membersihkan tanah longsor dan pohon besar yang tumbang. Setelah 6 jam bekerja dibantu Anggota Polsek Abuki dan Kapospol Asinua jalan akhirnya bisa dibuka,” ungkapnya.

Setibanya di Desa Asinua Jaya, kata Dicky, pihaknya mendapatkn informasi bahwa Kelurahan Ambondia terisolir oleh banjir dengan air yang cukup tinggi. Akhirnya diputuskan untuk melakukan evakuasi menggunakan perahu melewati sungai yang debit airnya masih tinggi dan arus yang deras..

“Setelah menempuh waktu setengah jam menggunakan perahu, kita tiba di Kelurahan Ambondia lalu mendistribusikan berupa sembako dan pakaian,” pungkasnya.(a)