oleh

Survei : Publik Tak Puas Kinerja Anggota DPR RI

-PILEG, POLITIK-45 dibaca

Reporter : Kardin

Editor : Taya

KENDARI – Hasil survei Parameter Strategi Indonesia (PSI) menunjukan bahwa menjelang berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2014-2019 mendapat rapor merah atau ketidakpuasan dari publik.

Tingkat pengenalan anggota DPR RI yang menunjukan hanya 24,30 persen

Terlebih lagi, masih banyak publik belum mengenal siapa kelima wakil rakyatnya yang duduk di kursi senayan. Hal itu ditunjukan dengan hanya 24,30 persen publik yang mengenal kelima anggota DPR RI itu, yakni Umar Arsal, Ridwan Bae, Amirul Tamim, Hj Hasnawati Hasan dan Haerul Saleh.

Direktur PSI, Muhammad Basri menuturkan, tidak idealnya pengenalan kelima anggota DPR RI itu membuktikan bahwa kegiatan sosialisasi ataupun reses tidak maksimal selama masa jabatannya.

“Kalau mereka melaksanakan tugasnya dengan baik, maka bisa dipastikan tingkat pengenalannya di atas 50 persen. Apalagi sekelas DPR RI,” papar Basri saat konferensi pers di salah satu hotel di Kendari, Minggu sore (7/4/2019).

Sementara untuk tingkat kepuasan atas kinerjanya, lanjut Basri, hanya menunjukan di angka 24,20 persen saja.

“Hanya 24,20 persen saja yang menyatakan puas atas kinerja para anggota DPR RI Dapil Sultra, kalau tidak puas itu sebanyak 62,00 persen dan tidak tahu 13,80 persen,” urainya.

Jika dirunut tingkat kepuasan publik atas kinerja terhadap lima anggota DPR RI tersebut, maka Umar Arsal berada pada posisi tertinggi, yakni 10,70 persen, disusul Ridwan Bae 9,60 persen, Amirul Tamim 7,00 persen, sementara Tina Nur Alam hanya 3,10 persen. Sedangkan Haerul Saleh berada di posisi terakhir yakni hanya mencapai 1,80 persen.

Dari hasil survei tersebut kata Basri, PSI menemukan tiga harapan publik, pertama publik ingin agar anggota DPR RI selanjutnya yang akan terpilih pada pemilu 2019 mendatang dapat lebih serius bekerja menjadi wakil rakyat di senayan.
Kedua publik berharap, agar anggota DPR RI yang masih aktif dapat menyelesaikan tanggung jawabnya dengan baik sebagai wakil rakyat.

Baca Juga :

“Ketiga itu, publik berharap supaya anggota DPR RI ini harus sadar diri kalau mereka dipilih oleh rakyat, sehingga mereka bisa bekerja untuk rakyat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, survei tersebut dilakukan pada 21-31 Maret 2019 dengan menggunakan metode multi stage random sampling yang melibatkan 800 responden di 17 kabupaten/kota dengan margin error 3,5 persen.(B)


Terkini