oleh

Tak Ada Dana, PABBSI Muna Terancam Absen di Porprov 2018

RAHA – Persatuan Angkat Besi dan Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara terancam tak ikut ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-13 yang bakal digelar pada Desember 2018 mendatang di Kabupaten Kolaka. Hal ini disebabkan oleh dana seleksi, pembinaan dan pengadaan alat yang hingga saat ini belum tersedia untuk mendukung para atlit dapat tampil.

Angkat besi dan angkat berat adalah olahraga yang sangat menguras tenaga atlit, sehingga dalam mengikuti lomba ini perlu persiapan yang matang, seperti asupan makanan yang menjadi perhatian khusus, begitu juga dengan kelengkapan latihan yakni, sepatu, baju, pengikat lutut, dan pengikat perut.

Bukan hanya itu, sarana lainnya seperti kelengkapan alat latihan juga harus menggunakan alat standar yang bakal di gunakan pada saat kejuaraan. Sementara yang dipakai latihan saat ini adalah peralatan bekas pada Porprov lalu.

Ketua umum PABBSI Muna, Yafruddin Yaddi sangat menyayangkan atas sikap Pemda Muna yang dinilai tidak dapat mengatasi kendala pada persiapan atlit agar dapat mengikuti kejuaraan.

Ia meniliai, Pemerintah daerah terkesan tidak mendukung, padahal mereka telah beberapa kali mengharumkan nama daerah sebagai pendulang emas terbanyak pada Porprov di tahun tahun sebelumnya. Sedikitnya kurang lebih sekitar 200 medali emas yang telah berhasil mereka sumbangkan.

“Kita terancam tidak ikut Porprov karena dana seleksi dan yang lain-lainnya tidak jelas, seharusnya sejak saat ini para atlit sudah masuk dalam Training Center (TC)¬†namun semua itu terkendala karena tidak ada pembiayaan,” ujar Ketum PABBSI Muna, Yafruddin Yaddi, Rabu (1/8).

Kata dia, para atlit bakal tampil dengan membawakan nama daerah lain jika tidak didukung oleh pemerintah setempat.

“Semua atlit sudah siap, tapi kalau pemerintah tidak mendukung lebih baik bawakan nama daerah lain,” timpalnya.


Reporter: Erwinsyah SJ

Terkini