oleh

Tak Terima Diputuskan sang Pacar, Mahasiswi Asal Kendari ini Ditikam

KENDARI – Nurwinda Aknesia (18), mahasiswi dari salah satu universitas di Kota Kendari mengalami tindakan penganiayaan serta penikaman oleh Andika Saputra (22), pria asal Palarahi, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kejadian naas itu terjadi di Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Tepatnya di asrama korban, Senin (10/9).

Informasi yang dihimpun dari pihak Kepolisian, awalnya Andika mendatangi kost korban (Nurwinda red) yang diketahui adalah kekasihnya, namun korban tidak membukanya.

Perselisihan berlanjut hingga keesokan harinya korban pergi ke rumah kost tempat pelaku tinggal, di Asrama Maranti 1 di Jalan Rambutan, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari untuk mengambil HP miliknya yang dipegang oleh pelaku.

Pertengkaran kedua sijoli itu berlanjut hingga sang kekasih memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan pelaku. Eemosi pelaku pun tak terbendung karena tidak terima diputuskan oleh korban sehingga berujung pada tindakan penganiayaan. Menyadari perlakuannya melawan hukum karena melihat kekasihnya berlumuran darah. Pelaku melarikan diri ke Mapolda untuk mengamankan diri.

Korban juga mencari pertolongan, ditemui rekan satu asramanya, Nurwinda dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Untuk diketahui, korban mengalami 4 luka tikaman dibagian punggung belakang dan satu luka gores di batang hidung, namun kondisi korban masih sadarakan diri.

Saat dikonfirmasi Kapolres Kota Kendari, AKBP Jemi Junaedi mengarahkan redaksi Mediakendari.com untuk menghubungi Kapolsek Poasia, Kompol Arfah, karena kasus tersebut telah ditangani Kepolisian Sektor Kecamatan Poasia.

“Iye Pak, kasus penganiayaan itu betul adanya. Terjadi hari ini terhadap salah satu mahasiswi, sedang kami tangani, cuma untuk lebih detailnya ke penyidik aja,” singkatnya.


Redaksi

Terkini