oleh

Target Menang MTQ Tingkat Provinsi, Pemda Konkep Cari Bibit

LANGARA  –  Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali membuka peluang belajar pada Putra Putri Daerah tentang pemahaman Keislaman melalui perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang Ketiga. Pencarian bakat Syiar Islam dibuka langsung oleh Bupati Konkep, di halaman Perkantoran Bupati, pada Senin (05/02/2018).

Ribuan peserta MTQ diawali dengan aksi Pawai dari depan Gedung Sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menuju lokasi pelaksanaan pembukaan MTQ di halaman Perkantoran Bupati Konkep. Peserta Pawai terdiri dari para Kafilah Se-Kabupaten Konkep, Para Staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Majelis Ta’lim, serta pelajar SMA, SMP dan SD Kecamatan Wawonii Barat.

Ketua Lembaga. Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Konkep, Andi Muhammad Lutfi mengatakan, tujuan pelaksanaan MTQ untuk meningkatkan minat Syiar Islam melalui seni baca Al-Quran.

“Kita tingkatkan minat masyarakat untuk menumbuhkan rasa cinta, gemar dan ikhlas mebaca Al-Quran serta, memahami isi kandunganya dan menerapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,”ujarnya.

Menuju lokasi pembukaan MTQ Konkep yakni halaman Perkantoran Bupati. (Foto: Ajad Sudrajat)

Senada dengan hal itu, Bupati Konkep Amrullah menerangkan, MTQ sebagai program pembinaan kehidupan beragama, dan peningkatan Syiar Islam, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan nasional, dalam kerangka pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya.

“Khususnya bagi kaum Muslim dan Muslimah sebagai upaya perwujudan rasa cinta dan Junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW,” titahnya.

Selain itu, lanjut Amrullah, MTQ adalah kegiatan yang strategis yang juga merupakan ajang lomba seni baca Al-Quran, telah melembaga dan membudaya dalam kehidupan masyarakat dan bangsa.

“Mari kita wujudkan sukses prosesi pada ajang MTQ ke III Tingkat Kabupaten Konawe Kepulauan ini, untuk menuju yang terbaik pada MTQ Tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan di Kabupaten Buton Utara, guna memilih Qari-Qariah, Hafidz-Hafidzah, dan Mufasir-Mufasirah serta cabang-cabang lainnya,”tutup Amrullah.

Reporter: Ajad Sudrajad
Editor: Kardin

Terkini