oleh

Tetap Optimis Dimasa Pandemi, UHO Terapkan Protokol Covid-19 dan Berikan Kompensasi Bagi Mahasiswa

Reporter : Sardin.D

KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi pionir dalam pencegahan penyebaran wabah corona di dunia kampus di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut tercermin dari serangkaian kebijakan di Kampus Hijau Bumi Tridharma itu dalam memproteksi penyebaran wabah asal China tersebut.

Kebijakan itu umumnya menjadi inspirasi bagi kampus lainnya untuk menerapkan hal yang sama, khususnya terkait pelaksanaan protokol pencegahan covid-19.

Rektor UHO Prof. DR Muhammad Zamrun Firihu, S.Si, M.Si, M.Sc, mengungkapkan, dalam mengambil kebijakan dirinya tidak pernah lepas dari koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

“Pada Maret 2020 kami lockdown kampus, dan kami mengevaluasi setiap dua minggu diperpanjang, tapi tidak menghilangkan kegiatan akademik maupun non akademik dengan menggunakan sistem daring sambil work from home, ” terang Muhammad Zamrun, Kamis 17 September 2020.

Ia juga menceritakan, dimasa awal pandemi, dirinya mengeluarkan kebijakan untuk penyemprotan disinfektan seluruh kawasan kampus untuk sterilisasi.

“Setelah pandemi covid berkembang, saya mengeluarkan panduan akademik maupun non akademik dimasa pandemi covid 19. Kami juga menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan menggunakan masker,” paparnya.

Dengan panduan akademik itu, lanjutnya, seluruh proses ujian skripsi dilakukan secara daring. Sedangkan untuk penelitian atau praktikum di laboratorium, harus membawa surat hasil rapid tes dan mengurangi jumlah praktikan dalam ruangan.

Tidak hanya dari sisi akademis, kondisi mahasiswa yang turut terpukul akibat penyebaran wabah ini pun turut menjadi perhatian, khususnya dalam memantau efektifitas kuliah secara daring.

“Saya tidak membatasi menggunakan aplikasi, silahkan gunakan apa saja, bisa zoom, WA, google meet, atau bahkan SMS, yang penting ada komunikasi antara mahasiswa dan dosennya, karena komunikasi itu tidak boleh putus, ” ujarnya.

Menurutnya, UHO mengambil kebijakan untuk memberikan kompensasi pembayaran UKT untuk 4000 mahasiswa. Kompensasi ini diberikan untuk mengurangi dampak pandemi khususnya bagi mahasiswa dengan ekonomi lemah.

“Kami memberikan kompensasi UKT bagi mahasiswa yang kurang mampu, untuk mengurangi dampak penyebaran pandemi,” pungkasnya.

Terkini