oleh

Tiba di Rumah Duka, 2 Jenazah TKI asal Buteng Korban Longsor di Malaysia Langsung Dimakamkan

MAWASANGKA – Dua Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Bahtiar (40) dan Samsul (19) yang menjadi korban longsor di Bukit Kuskus kawasan Paya Terubong Malaysia, pada Jumat (19/10/2018) lalu, tiba di tanah kelahirannya Desa Wasilomata II, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (23/10/2018) malam sekitar pukul 21.00 wita. Setelah tiba di rumah duka keduanya langsung dimakamkan.

Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI), Julius, dan  Kepala Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) Sulawesi Tenggara, Johanes, ikut mengantar langsung kedua jenazah tersebut hingga sampai di rumah korban. Musibah yang menimpa kedua warga Buton Tengah itu diketahui setelah Johanes mendapat informasi dari pihak KBRI Malaysia.

“Informasi dari teman teman KBRI bahwa telah terjadi longsor di penang Malaysia, tepatnya jumat (19/10/2018) malam pukul 11 waktu setempat. Dan korban di temukan pada besoknya” ujar Johanes kepada keluarga korban.

Dalam pemulangan kedua korban dari Malaysia hingga ke tanah air menuai kendala pengurusan administratif karena keduanya terbilang ilegal.

“Tolong sampaikan kepada saudara yang lain ketika hendak mengadu nasib ke luar negeri agar jangan masuk jalur gelap (Haram),” pinta Johanes.

Johanes mengungkapkan masih ada korban ke-tiga asal Buton Tengah, atas nama Subaeri, hingga kini jenazahnya masih berada di Malaysia, Johanes pun masih mengupayakan pemulangannya dengan meminta bantuan berbagai pihak diantaranya pemerintah daerah sulawesi tenggara dan pihak terkait.

“Korban ketiga ini di temukan pada Senin, (22/10/2018) siang sekitar Pukul 12.10 waktu Malaysia, oleh tim SAR. proses pemulangan jenazah Subaeri dapat dipastikan setelah keluar hasil identifikasi tim forensik rumah sakit,” tutupnya.

Sebelumnya, Dilansir dari Antaranews.com Konsul Pensosbud KJRI Penang, Osrinikita Zubhana menerima kabar pada hari Jumat pukul 18.22 dan Satgas KJRI Penang langsung menuju lokasi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut,

“Kepolisian di lapangan mengatakan, sekitar pukul 13.00 saat sebagian orang sedang sholat Jumat terdapat 11 kontainer dan satu rumah tertimbun. Korban jiwa tiga orang termasuk satu WNI yang sudah teridentifikasi atas nama Samsul, 10 orang lagi masih belum ditemukan dan dikhawatirkan masih tertimbun tanah, dua orang di antaranya adalah WNI atas nama Bahtiar dan Subaeri,” kata Osrinikita Zubhana dilansir Antaranews.com.

Di TKP Satgas bertemu dengan istri Subaeri dan istri Bahtiar. “Ketika longsor tanah longsor keduanya berada di TKP. Kedua istri korban dan seluruh korban tidak memiliki permit atau izin,” jelasnya.(a)

Reporter : Dzabur Al-Butuni


Terkini