oleh

Tim Juri Provinsi Sambangi Kolut Dalam Ajang Penilaian Lomba PKK

LASUSUA – Desa Pitulua Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) wakili Kolut mengikuti 10 lomba program PKK tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara .

Turut hadir dalam lomba 10 program PKK tingkat Provinsi Sultra tersebut, Dr Ir Hj Sitti Leomo Bahrun M Si (Ketua Tim Penilai) Bupati dan Wabup Kolut, Drs H Nur Rahman Umar MH dan H Abbas SE, Sekda Kolut, Ashar SH MH, dan Wakil Ketua PKK Kolut, Hj Sukmawati Abbas, serta kepala OPD lingkup pemerintah Kabupaten Kolut.

Ketua Tim Penilai lomba, Dr Ir Hj Sitti Leomo Bahrun mengatakan, untuk menghadapi lomba PKK tingkat nasional, tim penilai yang dibentuk, turun di wilayah daerah Sultra untuk menilai dan menyeleksi seluruh kegiatan lomba PKK itu.

“Kami tim penilai melingkar dari Kendari ke Kabupaten Bombana, Kolaka dan ke Kolaka Utara, insya Allah besok tim kami akan menilai ke Koltim. Kolut ini, merupakan kabupaten ke tiga yang kami sambangi untuk memberikan penilaian menghadapi lomba tingkat nasional,” kata Sitti Leomo Bahrun dalam sambutanya, Senin (3/9/2018 )

Dalam lomba itu, Dosen Fakultas Pertanian UHO, menilai 10 program PKK tingkat Provinsi Sultra dan ada beberapa indikator yang dinilai untuk mendapatkan nilai tertinggi dan nanti akan mendapatkan juara.

“Ada lima item penilaian lomba yakni tertib administrasi, pola asuh anak dan remaja dengan cinta kasih, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, pemanfaatan pekarangan rumah, serta realisasi program pemerintah dalam hal pencegahan HIV,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Kolut Drs H. Nur Rahman Umar mengatakan, secara penilaian dari 127 desa di Kolut, Desa Pitulua tampil cukup memuaskan, dengan beberapa aspek untuk berkompetisi dalam lomba 10 program tingkat Provinsi Sultra.

“Desa ini bisa tampil mewakili Kolut mendapatkan sebagai juara yang tentunya sangat mendasar sebagai tolak ukur kinerja kader-kadernya, sejauh mana memberi dampak yang outputnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa itu sendiri,” ungkapnya.(a)


Reporter : Bahar

Terkini