Tutup Kongres V PAN, Zulkifli Hasan Sampaikan Permohonan Maaf

Reporter: Muh. Ardiansyah R.

KENDARI – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyampaikan permohonan maaf kepada kader dan seluruh masyarakat Indonesia atas insiden selama Kongres V PAN.

Pasalnya dalam kongres yang digelar 10 -12 Februari 2020 kemarin, sempat diwarnai aksi anarkis hingga terjadi saling lempar kursi, yang mengakibatkan sejumlah orang terluka.

“Meminta maaf kepada publik, tetapi demokrasi seperti artatif dan dinamis, karna memang jalannya begitu,” ucap Zulkifli usai menutup resmi kongres, Rabu 12 Februari 2020.

Menurutnya, kader PAN terlahir dari reformasi, sehingga setiap kader PAN yang bernaung di partai berlambang matari terbit ini, memiliki hak yang sama dalam menyampaikan pendapat dan argumentasi.

“Tiap-tiap orang punya hak untuk mengadu fikiran dan argumentasi. Kita bisa menyelesaikan secara dewasa, saya sudah memberitahukan kepada publik ada orang-orang luar yang terlibat sehingga menimbulkan sedikit dinamika,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sultra, Abdurahman Shaleh (ARS) menerangkan, Kota Kendari sebagai rumah telah menyiapkan sarana dan prasarana dengan baik.

Meskipun, kata ARS yang juga ketua panitia lokal Kongres V PAN, pemilihan Kota Kendari sebagai tuan rumah mengundang kontroversi dari banyak pihak. “Hari ini terjawab semua sarana dan prasarananya memungkinkan,” ujar ARS.

Ketua DPRD Sultra ini juga menyampaikan terimakasih atas kehadiran seluruh kader PAN dari seluruh Indonesia, serta menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan selama kongres yang sudah terjadi.

“Tidak ada gading yang tak retak, selamat jalan saudaraku selamat berkumpul kembali dengan keluarga,” pungkasnya.

Iklan Pangdam Ucapan Selamat kepad Kapolda