oleh

UHO Tuntut Mahasiswa Agar Berwirausaha

KENDARI – Dalam rangka meningkatkan minat mahasiswa dibidang Wirausaha, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar kegiatan Seminar Kewirausahaan yang berlangsung di Auditorium Mokodompit UHO, Minggu (3/12).

Pada kegiatan Seminar tersebut, Kemenristek Dikti merekomendasikan langsung tokoh insipiratif yaitu, Dr Abdul Basyid dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Widiastuty dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Dengan mengangkat tema Studium General Kewirausahaan, kegiatan tersebut dihadiri peserta mahasiswa dari UHO, delegasi UK UHO, serta beberapa perwakilan dari perguruan tinggi se-Kota Kendari diantarannya, IAIN Kendari, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Univeritas Sulawesi Tenggara (Unsultra) serta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mandala Waluya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UHO, Nur Arafah mengatakan, dalam menyongsong pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Setiap mahasiswa dituntut untuk membekali dirinnya dengan jiwa entrepreneurship.

“Setiap mahasiswa dituntut untuk membekali dirinnya dengan jiwa entrepreneur atau jiwa kewirausahaan, dalam menyongsong pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean,” kata Nur Arafah saat membuka kegiatan.

Wakil Rektor III Universitas Halu Oleo (UHO) Bidang Kemahasiswaan, Nur Arafah. (Foto: Wawan)

Nur Arafah mengatakan, bahwa dalam menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan persaingan ekonomi global, maka kreatifitas menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan yang kompetitif. Dunia bisnis memerlukan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif.

“Dalam persaingan ekonomi global, kreatifitas menjadi sangat penting untuk menciptakan keunggulan yang kompetitif,” ungkapnya.

Pemateri dalam Seminar Kewirausahaan, Dr Abdul Basyid, mengatakan, mahasiswa harus berani bersikap dan bertindak cepat. Mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi wirausahawan, yang terpenting adalah memiliki kemauan untuk mencoba. Oleh karena itu, jiwa entrepreneur harus dipupuk sejak dini.

“Mahasiswa harus berani bersikap dan bertindak cepat. Mahasiswa juga punya kesempatan yang sama untuk menjadi seorang wirausahawan, makanya bakat yang ada harus dilatih dari sekarang,” ungkap Abdul Basyid.

Report: Wawan
Editor: La Niati

Terkini