oleh

Wabup Konawe Pantau Kesiapan Lomba P2WKSS di Desa Galu

UNAAHA – Desa Galu Kecamatan Anggalomoare Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mewakili Konawe pada lomba Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi yang akan digelar pada November 2018 mendatang, dan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Desa Galu mengikuti lomba, Wakil Bupati (Wabup) Konawe, Gusli Topan Sabara turun melakukan peninjaun, Senin (15/10/2018).

Dalam kesempatan itu, Gusli mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Konawe agar turut berpartisipasi langsung dalam melaksanakan pembinaan kemasyarakatan di desa Galu agar bisa menampilkan yang terbaik pada ajang lomba P2WKSS tingkat Provinsi Sultra.

“Progresnya sudah lumayan, tetapi masih ada beberapa kriteria yang masih perlu dibenahi. Karena bukan saja hanya bedah rumah tapi P2WKSS ini harus lengkap, diantaranya peningkatkan sarana dan prasarana, program rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan jalan dan jembatan, termasuk ekonomi perempuan, kesehatan dan sebagainya. Jadi semua sektor harus masuk untuk memberikan dukungan dalam lomba P2WKSS ini,” terangnya.

Suasana Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara meninjau Lokasi P2WKSS di Desa Galu Kecamatan Anggalomoare, Kab Konawe, Sultra, Senin (15/10/2018).
Suasana Wabup Konawe, Gusli Topan Sabara meninjau Lokasi P2WKSS di Desa Galu Kecamatan Anggalomoare, Kab Konawe, Sultra, Senin (15/10/2018).

Dikatakannya, jumlah rumah yang direhab jumlahnya sekitar 37 unit rumah, dan kegiatan ini fokus kegiatan P2WKSS memang kaum wanita, namun juga sangat memerlukan kerjasama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

Sehingga mensukseskan kegiatan ini, masyarakat Desa dan Pemda Konawe harus bahu membahu, bekerjasama, bergotong royong dalam menata desa ini dengan baik, untuk berupaya memenuhi standar dan kriteria penilaian dalam lomba ini.

“Saya yakin kita bisa apabila kita lakukan bersama-sama, karena ini demi kesejateraan masyarakat dan pembangunan Konawe,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD Konawe, itu berharap agar kegiatan P2WKSS ini bukan hanya sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan kegiatan tersebut harus memberikan stimulan secara riil kepada Masyarakat Konawe agar bisa menuju kemakmuran yang sesungguhnya. “Kita harapkan kegiatan ini bukan hanya kegiatan seremonial semata, atau bukan kemakmuran untuk lomba saja, tetapi bisa memberikan dampak positif untuk kita semuanya,” tutupnya.(b)


Reporter: Andri Kokong


Terkini