KENDARIMETRO KOTAPEMPROV

Wagub Sultra Resmi Buka Sosialisasi PMI, Dorong Generasi Muda Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

55
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Penyebarluasan Informasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang digelar Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara di Hotel Kubah 9 Kendari, Senin (17/11/2025).

Acara ini mengusung tema “Siapkan Diri, Raih Peluang Kerja Global” dan dihadiri ratusan peserta dari kalangan pelajar SMK serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kendari.

Kegiatan ini turut melibatkan Direktur Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum KemenP2MI/BP2MI, Nur Hayati, Kepala BP3MI Sultra, perwakilan Disnakertrans Sultra, Disnakerperin Kota Kendari, Dinas Pendidikan Sultra, serta Expert JICA Jakarta, Mr. Motoyuki Nishida.

Dalam arahannya, Direktur Penempatan Nonpemerintah BP2MI, Nur Hayati, menyampaikan bahwa Indonesia kini memasuki era baru penempatan pekerja migran setelah terbentuknya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Perpres No. 139 Tahun 2024.

Transformasi kelembagaan ini diperkuat dengan Perpres 165 dan 166 Tahun 2024 yang menegaskan mandat strategis KemenP2MI dan BP2MI dalam meningkatkan kualitas pelindungan dan penempatan PMI.

“Presiden mengamanatkan dua hal penting, yaitu peningkatan perlindungan PMI serta optimalisasi penempatan tenaga kerja terampil ke berbagai negara yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa masih banyak peluang kerja global yang belum terisi akibat kesenjangan kompetensi, terutama kemampuan bahasa dan soft skill.

Data BP2MI mencatat bahwa Kota Kendari menjadi salah satu daerah dengan penempatan PMI ke Jepang tertinggi di Indonesia. Karena itu, hadirnya Expert JICA, Mr. Nishida, memberikan wawasan langsung mengenai kebutuhan tenaga kerja di Jepang dan proses penempatan yang resmi.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, memberikan apresiasi tinggi kepada BP2MI dan BP3MI Sultra atas pelaksanaan sosialisasi ini. Ia menyebut bahwa isu ketenagakerjaan global merupakan salah satu fokus strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Wagub juga membagikan pengalamannya saat bersekolah di Jepang bersama Mr. Nishida, yang membuatnya sangat memahami budaya kerja dan keamanan negara tersebut.

“Di Jepang itu paling aman, paling menghargai orang. Saya tahu betul. Karena itu, Jepang harus menjadi salah satu tujuan utama bagi pekerja migran kita,” ujarnya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa peluang kerja luar negeri tidak hanya terbatas di Jepang, tetapi juga terdapat di Hongkong, Uni Emirat Arab, Timur Tengah, hingga negara-negara Eropa. Namun seluruh proses harus ditempuh melalui jalur resmi dan sesuai mekanisme pemerintah.

Hugua menyoroti masih minimnya informasi ketenagakerjaan luar negeri, bahkan di tingkat pemerintah kabupaten/kota.

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memperkuat tata kelola pelindungan PMI.

“Kami siap mensinergikan BP3MI dengan 17 kabupaten/kota agar seluruh urusan lintas sektor terkait pekerja migran dapat dikoordinasikan dengan baik,” katanya.

Wagub berharap ke depan akan dibentuk forum koordinasi terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, DPRD, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menghadirkan kebijakan yang lebih efektif.

Di hadapan para peserta yang didominasi pelajar dan mahasiswa, Hugua menekankan pentingnya persiapan kompetensi sejak dini.

“Persiapan kerja luar negeri tidak bisa dilakukan tiba-tiba setelah lulus. Harus dimulai sejak di bangku sekolah dengan meningkatkan keterampilan teknis, disiplin, dan kemampuan bahasa,” pesannya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah KemenP2MI/BP2MI dan BP3MI Sultra dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Pemprov berharap kegiatan ini menjadi pintu awal untuk mempercepat penempatan tenaga kerja terampil Sultra ke pasar kerja global melalui jalur resmi dan aman.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version