oleh

Wakatobi Rawan Begal, Begini Pengakuan Masyarakat

Wakatobi – Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara memang dikenal sebagai salah satu dari sepuluh top destinasi wisata di Indonesia.

Selain memiliki keindahan dibawah laut, Wakatobi juga memiliki berbagai macan keragaman budaya serta panorama yang tak kala saing dengan daerah lain di Indonesia.

Tapi siapa sangka, pulau yang sering dikunjungi wisatawan ini rawan akan begal.

Berikut ungkapan sejumlah masyarakat Wakatobi di Facebook saat melihat postingan tentang seorang Warga Kelurahan Pongo, Asrul Hamdi alias Irex dibegal.

BACA JUGA: Wartawan TV di Wakatobi Jadi Sasaran Begal

Akun Mhuny Febrian warga Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangiwangi mengatakan, tahun lalu adikny Muhardin juga pernah dibegal.

“Tahun lalu adikku juga di begal dipukul pake kayu dan jatuh dari atas motor di jalan Stain menuju Manugela. Untungnya dia masi bisa melawan. Ngeri memang sekarang eee,”tulisnya mengomentari postingan Muhammad Syahwan di Facebook, Kamis (23/8).

Senada dengan akun Ummi Arasy Arsita, “Masya Allah…memang sering kita dengar penjambretan terutama saat sebelum subuh bnyak ibu2 yang di tarik kalungx sama pengendara motor yang pke helm.Ada keluarga dan tetangga jd korban,” tulisnya

Ditanya oleh akun Rhyan bahwa “udah banyak korban kalau gtu”. Ummi Arasy jutru menjawab “Iya.. dari beberapa thun lalu teman sekantor jg kena jambret di bagian manugela lepas PLN mau k Wandoka”.

Hal yang serupa juga dikatakan Sy’ahrul, “Sudah beberapa kalimi terjadi penjambretan di bagian situ…,” komenya di status Muhammad Syahwan.

Sementara akun Mentari berharap kepada aparat Kepolisian untuk segera menindaklanjuti persoalan begal di Wakatobi.

“Cepat pak polisi cepat harus bertindak demi keamanan masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, tepatnya didepan Kopi Aden, Lingkungan Ogu, depan kantor Lurah Wanci, Kecamatan Wangiwangi, Asrul Hamdi alias Irex (32) diserang oleh begal pada saat malam takbiran, Kamis (21/8).

Akibatnya Irex mengalami luka di telapak tangan bagian kiri, kanan dan lutut bagian kanan. Dibawah mata samping kiri juga tampak membiru (memar). Lehernya pun tak bisa digerakkan. Handphonenya pun ikut dirampok.

Dikonfirmasi soal kejadian itu, Kapolres Wakatobi, AKBP Hadi Winarno SIK, Kamis (23/8/2018) mengatan pihaknya telah menerima laporan dari korban dan selanjutnya akan lakukan penyelidikan.

“kita akan kumpulkan alat bukti yang ada di tempat kejadian perkara (TKP), hasil visum dan keterangan dari saksi-saki.” katanya.(b)


Repoter: Sahwan
Editor: Hendriansyah

Terkini