oleh

Wakatobi Teken MoU dengan Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia

WANGSEL – Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam rangka pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Wakatobi, dilangsungkan di Aula Taman Budaya Kecamatan Wangi Wangi Selatan, Senin (05/3/2018).

Malalui sambutanya, Bupati Wakatobi, Arhawi memberikan gambaran tentang pariwisata Kabupaten Wakatobi kepada pihak Badan Ekonomi Kreatif RI, bahwa pariwisata Wakatobi merupakan salah satu prioritas nasional yang masuk dalam Top Ten Destinasi Pariwisata Nasional.

“Perlu saya sampaikan sedikit tentang pariwisata Wakatobi, bahwa daerah kami ini merupakan daerah prioritas nasional, karena daerah kami ini masuk dalam salah satu daerah Top Ten Destinasi Pariwisata Nasional,” tutur Arhawi, saat menyampaikan sambutannya.

Oleh sebab itu, Arhawi mengharapkan kerjasama tersebut dapat mengembangkan potensi pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Wakatobi.

Sementara itu, di tempat yang sama, Deputi Hubungan antar Lembaga dan Wilayah Badan Ekonomi Kreatif RI, Enda Wahyu Sulistiani mengatakan, Kabupaten Wakatobi akan menjadi salah satu daerah prioritas yang menjadi pengembangan ekonomi kreatif oleh Badan Ekonomi Kreatif RI.

“Daerah Kabupaten Wakatobi akan menjadi salah satu yang akan diprioritaskan untuk pengembangan ekonomi kreatif,” kata Enda Wahyu.

Hal tersebut ia katakan karena menurutnya (Enda Wahyu), Wakatobi merupakan Cagas Biosfer Unesco dan salah satu daerah Top Ten Destinasi Pariwisata Nasional, dan Taman Nasional, serta kekayaan alam lainnya yang sangat berkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kreatif.

BACA JUGA: Kantor Samsat Wakatobi Bakal Jadi Samsat Mandiri Tahun ini

“Wakatobi ini kan masuk dalam Cagar Biosfer Unesco, kemudian salah satu juga Top Ten Destinasi Pariwisata Nasional, kemudian juga ada taman nasionalnya, ditambah dengan kekayaan lainnya, yang semua itu sangat berkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kreatif nantinya,” jelas Enda Wahyu.

Lanjut Enda Wahyui, itulah salah satu alasan pihaknya untuk pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Wakatobi.

Sesuai dengan fungsi kedeputian yang ada, Enda Wahyu mengatakan Nota Kesepakatan yang ditandatangani adalah kerjasama di bidang riset dan edukasi, program aset permodalan, program infrastruktur (fisik dan TIK), program pemasaran, dan program fasilitasi dan harmonisasi regulasi.

Reporter: Syaiful
Editor: Jubirman

Terkini