oleh

Walau Minim Komputer, SMAN 1 Unaaha Tetap Gelar UNBK

UNAAHA – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau dengan nama lain Computer Based Test (CBT) yang akan dilakukan oleh SMAN 1 Unaaha pada 9 April mendatang rupanya mendapat kendala yakni kurangnya Komputer yang ada.

Kepala Sekolah SMAN 1 Unaaha, Jusmar mengatakan salah satu hambatan dalam pelaksanaan UNBK adalah minimnya fasilitas Komputer yang dimiliki sekolah tersebut dalam pelaksanaan UNBK mendatang.

Untuk mencukupi kebutuhan Komputer tersebut kata Jusmar, pihaknya telah melakukan alternatif lain, yakni dengan menggunakan Laptop para guru dan siswa itu sendiri.

“Kalau komputer rata-rata dari siswa, artinya komputer yang ada di sekolah itu tidak cukup, termasuk Laptop dari guru-guru kita sudah gunakan kekurangannya, ya itu kita minta siswa pinjamkan dulu dan itu sebelumnya juga kami sosialisasi ke orang tua siswa karena kita keterbatasan sarana,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/3/2018).

BACA JUGA: Dituding Keluarkan Siswa Karena Menunggak Iuran Komite, Begini Jawaban Kepala SMAN 1 Besulutu

Selain kurangnya Komputer dalam pelaksanaan UNBK, kendala lain yaitu padamnya listrik yang menjadi masalah saat Ujian sedang berlangsung.

“Kita juga minta kerja sama dari PLN, rata-rata ini yang menjadi kendala ketika pelaksanaan ujian, padam lampu, sehingga itupun juga kita sudah antisipasi dengan siapkan genset,” terangnya.

Jusmar berharap, di masa mendatang dalam pelaksanaan UNBK, pemerintah dapat memperhatikan pemenuhan sarana dan prasarana sekolah.

“Karena kita sekarang di era ini, mau tidak mau kita harus melangkah, karena semua sudah serba Online, tinggal itu pemerintah memperhatikan pemenuhan sarana dan prasarana supaya tidak ada lagi alasan tidak bisa menyelenggarakan UNBK,” harapnya.

Untuk kesiapan sendiri, kata Jusmar, pihaknya telah melakukan Geladi Bersih (Simulasi) satu minggu sebelum pelaksanaan USBN secara nasional.

“Kita sudah siap untuk melakasanakan UNBK,” tutupnya.

Reporter: Arman Tosepu
Editor: Kardin

Terkini