oleh

Wawali Baubau:Kecurian di Kantor Bappeda Karena Kelalaian

BAUBAU – Wakil Walikota (Wawali) Baubau, La Ode Ahmad Monianse menegaskan, peristiwa hilangnya sejumlah aset gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Baubau karena kelalaian instansi tersebut. Dirinya menilai, pihak Bappeda sudah lalai dalam penjagaan kantor.

“Meskipun sudah lapor ke polisi, tetap saja itu kelalaian kita. Memang ini kelihatannya kelalaian kita pada penjagaan,” ucap Monianse, kepada Mediakendari.com, Selasa (30/10/2018).

Terkait penjagaan, Monianse menuturkan, dirinya sudah meminta Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Baubau untuk memanggil anggotanya yang berjaga pada malam kejadian. Karena, ia ingin tahu siapa yang lalai atas penggasakan maling dikantor Bappeda.

“Kalau kejadian itu disengaja oleh yang jaga, maka pegawai yang melakukan penjagaan harus diberi sanksi sesuai aturan. Supaya jadi pembelajaran untuk petugas lain yang berjaga,” cetusnya.

Akibat kejadian itu, pihaknya akan melakukan evaluasi ulang sistem pengawasan internal, dirinya juga sudah menyampaikan Kepada Bappeda dan Pol PP agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Diketahui sebelumnya, kantor Bappeda Baubau tersebut dibobol maling pada Senin (29/10/2018) kemarin. Sejumlah aset daerah seperti empat unit laptop, dua unit proyektor dan uang tunai Rp 2 juta raib dibawa kabur. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. (b)

Reporter: Ardilan


Terkini