Reporter : Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI – Meski Kabupaten Muna sudah memasuki usia Ke 60, namun masih banyak polemik dan kemajuan pembangunan daerah belum terbilang signifikan.
Polemik ini sendiri telah menjadi kegelisahan banyak pihak, salah satunya dari Wa Ode Rabia (WRB) Community yang merupakan tim pendukung anggota DPD RI, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, saat Pemilu 2019 lalu.
Menurut Ketua WRB Community, L.M. Azdhar Baruddin, HUT Kabupaten Muna Ke-60 harusnya jangan hanya dijadikan sebagai seremonial belaka, namun untuk intropeksi diri.
“Sudah saatnya masyarakat ataupun pemerintah untuk intropeksi diri. Dilihat dari umur Kabupaten Muna saat ini, sudah tidak muda lagi. Tapi sampai saat masih pembangunan daerah begitu-begitu saja,” ungkapnya, kepada mediakendari.com, Jumat (5/7/2019).
BACA JUGA :
- Kapolda Sultra Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K Resmi Bertugas di Polda Sultra.
- Dewan Pers Terbitkan “Kecaman Resmi” atas Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
- WALHI Kecam Penahanan Tiga Petani Asal Routa oleh Polda Sultra
- Jalan 40 Unaaha Dikuasai Bangunan Ilegal, YASYAM Diminta Bertindak Tegas!
- JK Mengaku Sulit Temui Presiden Prabowo, Ada Masalah Apa?
- Kapolda Sultra Pimpin Welcome Parade, Tekankan Soliditas dan Semangat Pengabdian Personel
Padahal, kata Azdhar, sumber daya alam (SDA) yang dimiliki cukup berlimpah serta didukung sumber saya manusia (SDM) yang dimiliki sangat baik.
Ia juga menyebut, sejak kecil hingga kini Kabupaten Muna masih minim pembangunan. Padahal sudah beberapa kali pergantian Kepala Daerah namun belum bisa dilihat secara jelas kemajuannya.
“Saat ini waktunya untuk intropeksi diri, merenung, apa yang salah atau yang kurang dengan daerah ini,” ucapnya.
Politisi muda yang akrab disapa Iman ini mengungkap, salah satu hasil pembangunan yang bisa dilihat serta dirasakan masyarakat seperti Sarana Olahraga (SOR), Jalan bypass Raha yang dibangun di masa jabatan Ridwan Bae.
“Kami sebagai masyarakat sangat mengharapkan perubahan. Pemerintah harus kreatif, inofatif dan mampu melakukan gebrakan demi kemajuan daerah,” tuturnya.
Menurutnya, banyak cara yang dapat dilakukan, termasuk bekerja sama antara pemerintah dan generasi muda, sehingga mampu melahirkan ide cemerlang, atau solusi yang kongkrit.
“Yang paling terpenting tetap jaga keamanan, kedamaian, kenyamanan, serta hindari perpecahan antara sesama. Apalagi kabarnya Kabupaten Muna di tahun 2020 akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada),” pungkasnya. (B)
