BREAKING NEWSNASIONALSULTRA

36 Anggota PWI Sultra Mengikuti UKW, Sekjen PWI Pusat : Upaya Meningkatkan Kapasitas Wartawan di Seluruh Indonesia

527
×

36 Anggota PWI Sultra Mengikuti UKW, Sekjen PWI Pusat : Upaya Meningkatkan Kapasitas Wartawan di Seluruh Indonesia

Sebarkan artikel ini

KENDARI, Mediakendari.com – Puluhan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) atau tepatnya 36 anggota PWI Sultra mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) yang digelar PWI Pusat bekerjasama dengan PWI Sultra. UKW ke 17 ini berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Senin 27 Mei 2024.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah mewakili Ketua Umum PWI memberikan apresiasi pada PWI Sulawesi Tenggara yang sudah menyiapkan UKW ke 17 ini hingga bisa dilaksanakan selama dua hari ini.

Menurutnya, UKW ini merupakan salah satu program Ketua umum PWI yang disampaikan saat pemilihan yang lalu. Ini merupakan salah satu upaya PWI meningkatkan kapasitas anggotanya di seluruh Indonesia.

“Program Ketua Umum ini bagaimana menciptakan SDM profesional yang berbasis pengetahuan yang mumpuni,” katanya.

Dia menambahkan para penguji ini berasal dari beberapa daerah di Indonesia termasuk dari Sulawesi Selatan, sebab saat ini Sulawesi Tenggara belum memiliki penguji. Saat ini sudah ada dua calon penguji di Sulawesi Tenggara namun masih harus melalui beberapa tahap.

PWI Pusat menargetkan agar seluruh PWI provinsi memiliki penguji sendiri sehingga bisa lebih mandiri. Selain bekerjasama dengan BUMN untuk menyelenggarakan UKW, tahun 2024 PWI juga mendapatkan kuota 21 UKW dari Dewan Pers.

Sementara itu, Ketua PWI Sultra, Sarjono menjelaskan saat ini seluruh anggota PWI Sultra sudah mengikuti uji kompetensi, untuk tingkat muda merupakan calon anggota yang memilih PWI sebagai wadah organisasi.

“Menurut catatan kami, semua anggota PWI  memang sudah ikut uji kompetensi, bahwa hari ini yang masih muda berarti ada satu kepercayaan mereka yang dulunya berafiliasi dengan organisasi kewartawanan lain kini bergabung dengan PWI,” kata Sarjono.

Sarjono menilai, uji kompetensi ini memiliki banyak manfaat, salah satunya sejumlah pemerintah daerah sudah mensyaratkan sertifikat uji kompetensi bagi media yang hendak bermitra dengan mereka.

Dia juga meminta para peserta yang sudah mengikuti uji kompetensi untuk tetap rendah hati setelah dinyatakan berkompeten oleh penguji nantinya. Sebab menjaga integritas merupakan tugas yang tidak mudah.

“Jadikan ini cambuk untuk berbeda dengan yang lain tapi tidak sombong, tidak angkuh, karena dengan memegang kartu kompetensi memudahkan dikontrol artinya semakin kompeten semakin tunduk, ilmu padi,” ungkapnya.

Uji Kompetensi Wartawan kali ini diikuti 3 tingkatan yang terdiri dari 1 kelas utama, 2 kelas madya dan 3 kelas muda.

You cannot copy content of this page