Reporter : Rahmat R.
Editor : Kang Upi
JAKARTA – Sebanyak 781 perwira TNI dan Polri Resmi Dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (16/07/2019) dalam upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2019.
Praspa TNI-Polri merupakan upacara pelantikan para taruna dan taruni yang lulus pendidikan perwira pertama, dari Akademi Militer (Akmil-TNI AD), Akademi Angkatan Laut (AAL-TNI AL), Akademi Angkatan Udara (AAU-TNI AU) dan Akademi Kepolisian (Akpol-Polri).
Untuk lulusan akademi TNI mendapatkan pangkat Letnan Dua (Letda) dengan gelar Sarjana Terapan Pertahanan (STHan), sedangkan untuk lulusan Akpol mendapatkan pangkat Inspektur Dua (Ipda) dengan gelar kesarjanaan Sarjana Terapan Kepolisian (STrK).
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 53 TNI 2019 dan 54 Polri 2019 tentang pengangkatan Taruna dan Taruni Akmil TNI dan Polri menjadi perwira TNI dan Polri.
Untuk jumlah masing-masing yang dilantik yakni 259 lulusan Akmil, 117 lulusan AAL, 99 lulusan AAU, dan 306 lulusan Akpol.
Baca Juga :
- Kolaborasi Energi dan Komunitas, Pertamina Sukseskan Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau
- Polda Sultra Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib di Hari May Day
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
- IPMAPAL Soroti Rencana Aktivitas PT Sambas Minerals Mining, Minta Kejelasan Sebelum Beroperasi
Dalam upacara ini, salah satu perwira yang dilantik yakni Putra Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa yakni Fadly Fahrezy Konggoasa dari Akademi Kepolisian.
Usai dilantik, Fadly kini resmi menyandang pangkat Inspektur dua dan mendapatkan gelar Sarjana Terapan Kepolisian. Dalam pelantikan tersebut turut hadir kedua orang tua Fadly yakni Bupati Konawe KSK dan Ibu Titin Saranani.
Upacara ini juga turut dihadiri sejumlah pejabat negara seperti Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, hingga Menkopolhukam Wiranto. (B)
