Reporter : Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – AKBP Andi Adnan Syafruddin resmi melepas jabatannya sebagai Kapolres Bombana dan bersiap mengemban jabatan baru sebagai Kapolres Kotabaru Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sementara itu, untuk Kapolres Bombana kini dijabat AKBP Andi Herman yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Buton.
AKBP Andi Herman mengawali masa tugasnya di ‘daerah penghasil emas’ bersamaan dilaksanakanya pisah sambut Kapolres Bombana di Mapolres Bombana, Selasa (17/9/2019).
Selain berkenalan dengan jajaran Korps Bhayangkara Bombana yang akan dipimpinnya, AKBP Andi Herman memanfaatkan agenda pisah sambut ini untuk berkenalan dengan puluhan awak media.
Dalam konferensi pers di ruang Cipkon Mako Polres Bombana, AKBP Andi Herman menuturkan, jika dirinya berkomitmen melanjutkan program Kapolres Bombana sebelumnya yakni AKBP Andi Adnan Syafruddin.
Baca Juga:
- IPIP Paparkan Sederet Program CSR di Pomalaa, Dari Pengendalian Debu Hingga Tanggung 41 Persen Beban Penanganan Sungai Oko-Oko
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- BREAKING NEWS: Pasar Ranomeeto Ludes Terbakar Malam Ini
- Anggota DPRD Konawe Gugun Gelar Akad Nikah di Madinah, Bersama Epri
- Yuri Kemal Lantik Bupati Ikbar Ketua DPW PBB Sultra, Tegaskan: Ruksamin Putra Terbaik Sultra Layak Masuk Kabinet Prabowo
- DPC JPKP Nasional Konkep Ajukan Surat RDP ke DPRD Terkait Larangan Aktivitas Nelayan Rumpon di Empat Desa
“Sepuluh program Mantan Kapolres Bombana sangat baik semua, hampir sama dengan program saya di Buton. Namanya saja yang beda, jadi kita tinggal lanjutkan saja,” ungkapnya.
Selain itu, kata Andi Herman, dirinya akan terus melihat kondisi objektif masyarakat daerah tersebut dalam menentukan program Polres Bombana kedepannya. Ia juga berharap awak media bisa menjadi mitra Polri untuk kemajuan daerah Bombana.
“Nanti kita akan liat keinginan masyarakat, untuk memodikiasi progam yang tidak relevan lagi. Tapi saya rasa program ini sudah menjadi perintah pimpinan serta kemauan masyarakat,” pungkasnya. /B
