DAERAHKONAWE

Aksi Warga Berbuah Hasil, Jalan Lambuya-Puriala Diperbaiki Setelah Demo

3763
Pemkab Konawe bersama PT MCM langsung turun tangan melakukan perbaikan darurat sebagai solusi jangka pendek.

KONAWE, MEDIAKENDARI.com – Aksi protes warga Kecamatan Lambuya dan Puriala terkait kerusakan parah jalan akhirnya membuahkan hasil.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe bersama PT Modern Cahaya Mineral (MCM) bergerak cepat melakukan perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

Jalan poros ini merupakan akses vital yang menghubungkan kawasan Asaki Raya, salah satu sentra pertanian di Konawe.

Kondisinya yang rusak parah bertahun-tahun menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, hingga mendorong warga turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka.

Menjawab tuntutan tersebut, Pemkab Konawe bersama PT MCM langsung turun tangan melakukan perbaikan darurat sebagai solusi jangka pendek.

Humas PT MCM, Dedi, ST menjelaskan bahwa langkah perbaikan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus penanganan awal sebelum pengaspalan permanen dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Proses perbaikan ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi infrastruktur jalan seperti semula, sebelum aktivitas operasional perusahaan dimulai,” ujar Dedi, Senin, 28 Juli 2025.

Dalam pelaksanaannya, perbaikan jalan ini ditangani langsung oleh PT MCM dengan dukungan penuh dari Pemkab Konawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST menunjukkan komitmen nyata dengan mengerahkan satu unit alat berat jenis Bomag dan satu unit Grader. Selain itu, tim pengawas dari Dinas PUPR juga turut diterjunkan untuk memastikan mutu pengerjaan.

Menurut Dedi, kolaborasi ini bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga wujud nyata komitmen perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

“Perbaikan ruas jalan Lambuya–Puriala ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab PT MCM terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Kolaborasi ini juga mempercepat proses perbaikan demi kenyamanan bersama,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa PT MCM telah menyelesaikan seluruh kewajiban perpajakannya kepada pemerintah daerah secara tertib.

“Termasuk pelunasan pajak yang telah dilakukan pada 16 Juli 2025,” tambah Dedi.

Warga setempat menyambut baik langkah cepat ini. Mereka berharap setelah penanganan awal dari Pemkab dan PT MCM, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara segera melakukan pengaspalan permanen mengingat jalan tersebut merupakan kewenangan provinsi.

Kolaborasi antara Pemkab Konawe dan PT MCM membuktikan bahwa aksi warga bisa menjadi pemicu perubahan positif. Meski perbaikan ini bersifat sementara, namun menjadi sinyal baik bahwa aspirasi masyarakat tidak diabaikan.

 

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version