Redaksi
KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov), Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar ekspos satu tahun Ali Mazi – Lukman Abunawas (AMAN), memimpin bumi anoa, di Grand Claro Hotel Kendari, Kamis (5/9/2019).
Ali Mazi lalu berpidato menyampaikan capaian yang telah dilakukan AMAN selama satahun memimpin. Seperti biasa, tiga mega proyek yang digagas, yaitu proyek Rumah Sakit Jantung, Perpustakaan Internasional dan jalan Kendari – Toronipa, ia sampaikan.
Namun, Ali Mazi juga mengakui, selama AMAN memimpin Sultra, masih banyak kekurangannya. Untuk itu, Ali menghaturkan permohonan maaf jika dinilai belum maksimal selama setahun ini.
Ali Mazi juga meminta saran, arahan, masukan dan kritik kepada semua pihak bila ada kesalahan selama memimpin.
“Bila saya salah, kritiklah saya secara baik, kritiklah dengan memberi solusi, jangan malah di olok olok, jangan malah dicaci maki, di provokatori,” kata Ali Mazi.
Politikus NasDem ini juga mengatakan, bahwa membangun daerah tak semudah seperti membalikan telapak tangan, banyak hal yang harua dilakukan, dan tak cukup hanya saling mencaci maki dan saling melaporkan.
Baca Juga:
- DPRD Konawe Terima Rancangan KUA-PPAS Perubahan 2026 dari Pemda, Sekda : Defisit Rp174,5 Miliar Ditutup SiLPA dan Pinjaman
- Ditreskrimsus Polda Sultra Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Pemkot Baubau, Berkas Tersangka Dinyatakan Lengkap
- FEB Unusia Siap Bertransformasi dengan Pimpinan Baru
- Dari Bumi Nahdliyin, Nasaruddin Umar Serukan Kepemimpinan Islam yang Merangkul
- Meriahkan HUT RI ke-81, Diknasbud Sultra Kemas Tiga Lomba Sekaligus Kampanyekan Anti-RKPN
- Tri Saktiawan Nahkodai Perindo Konawe, Target Raih Lima Kursi Legislatif
“Untuk membangun daerah ini tidak mudah, tidak cukup hanya dengan caci maki, olok mengolok, saling lapor kesana kesini, menjadi provokator, menyebarkan hoax,” katanya
“Membangun daerah harus dengan semangat persatuan, mengkritik dengan solusi. Bukan malah mencaci maki,” sambungnya.
