Reporter : Ruslan
Editor : Kang Upi
KENDARI- Sebanyak 163 mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA) menjalani prosesi wisuda hari ini, Senin (20/03/2019) di salah satu hotel di Kota Kendari.
Baca Juga :
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- SMA Unggul Garuda Resmi Dibuka di Sultra, Ini Syarat Masuknya
- Dari IAIN ke UIN Kendari: Sekadar Ganti Nama atau Lonjakan Mutu?
- Konsel Baca Buku, Babibu Community Hadirkan Ruang Literasi yang Inklusif
- Wakil Bupati Konawe Tekankan Pentingnya Pencegahan Narkoba untuk Masa Depan Generasi Emas
- Kunjungan Kerja Nopri Al Ikmansyah Korwil BGN Konawe: Dorong Peningkatan Operasional SPPG dan Pelayanan Kepada Masyarakat
Rektor Unsultra Prof. Dr. Andi Bahrun, M.Sc, Agr dalam sambutannya meminta para wisudawan untuk tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang dicapai selama menempuh pendidikan di Unsultra. Mereka, kata Prof Andi, harus tetap belajar untuk meningkatkan kemampuan utamanya di bidang Teknologi Informasi.
Berbagai tantangan dan peluang diera revolusi industri saat ini 4.0, kata Prof Andi, sangat beragam. Untuk itu, Unsultra didorong mampu reorientasi kurikulum terkait literasi data, literasi teknologi, literasi manusia, dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler kaitannya dengan pengembangan kepemimpinan dan mampu bekerja dalam tim.
“Saat ini dunia sudah memasuki era revolusi industri 4.0 dengan fenomena inovasi yang mengganggu, dimana perusahaan besar seperti Google, Apple, dan IBM, tidak lagi membutuhkan pelamar dengan ijazah sarjana, tetapi harus memiliki pengalaman dan mengikuti pelatihan coding atau kelas kejujuran,” ungkapnya
Menjawab tantangan itu, Lanjutnya, Unsultra sudah menyiapkan solusi alternatif mulai dari peningkatan fasilitas kampus, seperti penyediaan rumah susun bagi mahasiswa berprestasi, tenaga pengajar berkualitas, hingga ruang belajar yang dilengkapi internet.
“Kami berharap kepada seluruh alumni untuk bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan perkembangan di daerah ini, khususnya di Sulawesi tenggara,” tegasnya.
Baca Juga :
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- HPN, Eks Ketua GMNI Kendari: Pers Penyangga Demokrasi dan Mitra Strategis
- Terlibat Mafia Ore Nikel, Eks Kepala KUPP Kolaka Divonis 5 Tahun Penjara
- Kapolda Sultra Pimpin Patroli Laut, Amankan Pelabuhan dan Wisata Jelang Ramadan
- Dalangi Aksi Anarkis, KAD Resmi Ditahan Polda Sultra
- SMA Unggul Garuda Resmi Dibuka di Sultra, Ini Syarat Masuknya
Dikesempatan yang sama, Gubernur Sultra Alimazi diwakili Asisten II , Nur Endang Abbas, mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi Sultra mengapresiasi seluruh wisudawan atas keberhasilan menempuh pendidikan.
“Pemerintah mengharapkan alumni Unsultra dapat berkontribusi dalam pembangunan Sultra di era industri 4.0 yang saat ini sedang berjalan, utamanya program beriman dan berbudaya sebagai bagian dari program Sultra cerdas,” ungkapnya. (B)
