Reporter : Erlin
Editor : Taya
ANDOOLO – Untuk meminimalisir tindak kejahatan yang kerap terjadi pada malam hari, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Andoolo melakukan operasi Cipta Kondisi (Cipkon).
Operasi yang dipimpin Kapolsek Andoolo, Iptu Trimo Mustofa ini menurunkan sebanyak 15 personil yang di depan Kantor Polsek Andoolo, Rabu (3/7/2019) malam.
Kapolsek Andoolo, Iptu Trimo Mustafa menjelaskan, sasaran dalam operasi Cipkon ini yakni kendaraan roda dua dan roda empat yang kerap melewati wilayah jalur ini.
“Jadi sasaran pada operasi Cipkon malam ini yaitu para pengemudi roda dua maupun roda empat,” jelasnya.
BACA JUGA :
- Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Sultra Blusukan Jumat Keliling di Korumba Kendari, Ajak Warga Bentengi Keluarga dari Narkoba dan Miras
- Box Culvert Tak Dirabat, Galian Masih Tergenang Air, Ampuh Sultra Bongkar Bobrok Proyek Drainase 24,6 M APBN di Kendari, PPK 2.2 dan Bos UD Maju Harus Diperiksa
- Ketua HIPTI Sultra Rusmin Abdul Gani Sentil Aturan Baru ESDM Bagus, Tapi Bisa Picu Konflik Pengusaha Lokal
- Bendahara PERADI Profesional Kendari Lawyer Iwan Dapat Penghargaan dari Direktur MEK TV Jafrun, Bongkar Anggaran Khusus Cetak Advokat Bermutu
- Tingkatkan Akses Keadilan, PERADI Profesional Sultra Berkomitmen Dampingi Masyarakat Kecil -Lawyer Perempuan Dr. Hijriani dapat Penghargaan MEK TV
- Sang Deklarator PERADI Profesional Sultra Terima Penghargaan dari Direktur MEK TV, Dr. Syahiruddin Latif : PERADI Profesional Hadir di Sultra Tekankan Etika Advokat dan Siapkan Bantuan Hukum Gratis
Dalam pemeriksaan kendaraan bermotor tersebut, kata Trimo Mustafa, petugas memeriksa kelengkapan surat-surat dan juga bagian dalam kendaraan tersebut, seperti bagasi atau bagian-bagian mobil yang dimungkinkan sebagai tempat penyimpanan barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam (sajam) maupun senjata api.
Trimo menambahkan, kegiatan operasi Cipkon ini merupakan kegiatan rutin yang bertujuan mengantisipasi para pelaku pencurian kendaraan bermotor, kepemilikan senjata api, sajam atau bahan peledak. Di samping itu juga ditujukan untuk mengantisipasi tindak kejahatan lainnya, seperti begal yang sekarang marak terjadi di kota.
“Kegiatan tersebut rutin kami lakukan dengan target antisipasi curanmor serta kepemilikan barang terlarang seperti senjata api, senjata tajam dan narkoba, dan juga tindak kejahatan di malam hari,” pangkasnya.(a)
