KENDARIMETRO KOTAPEMERINTAHAN

Dari Sampah Jadi Tabungan, Bank Sampah Damai Hadir untuk Warga Kendari

747
Peluncuran Bank Sampah Damai ditandai dengan penimbangan sampah perdana, sebagai simbol bahwa program ini langsung berjalan dan siap dimanfaatkan oleh warga.

KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat komitmennya dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peluncuran Bank Sampah Damai yang berlokasi di Kelurahan Wua-Wua, Kecamatan Wua-Wua, pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026.

Program ini menjadi terobosan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, di mana sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai kini dapat diolah dan ditabung dengan nilai ekonomi. Peluncuran Bank Sampah Damai ditandai dengan penimbangan sampah perdana, sebagai simbol bahwa program ini langsung berjalan dan siap dimanfaatkan oleh warga.

Kegiatan peresmian dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Kendari, pemerintah kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, pengelola bank sampah, serta warga setempat yang terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Asisten I Pemerintah Kota Kendari, Adriana Musaruddin, S.Sos., M.Si, yang mewakili Wali Kota Kendari, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Bank Sampah Damai. Ia menilai program ini sebagai langkah strategis dalam mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Bank sampah bukan hanya solusi kebersihan, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi warga. Sampah kini bisa menjadi tabungan dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam sambutan Wali Kota Kendari yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa Bank Sampah Damai merupakan bagian dari penerapan konsep ekonomi sirkular, di mana sampah dikelola secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pemerintah Kota Kendari juga mendorong agar pengelolaan bank sampah dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan, serta menjadi contoh bagi kelurahan lainnya.

Sementara itu, pihak Kecamatan Wua-Wua dan Kelurahan Wua-Wua menyatakan kesiapan untuk terus mendampingi pengelola Bank Sampah Damai, mulai dari pembinaan manajemen, edukasi kepada masyarakat, hingga penguatan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup serta mitra pendukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Melalui Bank Sampah Damai, warga dilibatkan secara aktif dalam pemilahan sampah di rumah, proses penimbangan, pencatatan tabungan sampah, hingga pengelolaan hasil penjualan sampah yang dapat ditukar dengan nilai ekonomi.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Dengan hadirnya Bank Sampah Damai, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong masyarakat untuk melihat sampah bukan sebagai masalah, melainkan sebagai peluang.

Laporan: Hendra

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version