Editor: Redaksi
KENDARI – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Konawe melatih puluhan pengrajin kulit kerang, untuk meningkatkan inovasi dan ragam serta skill kerajinan hasil laut tersebut.
Pelatihan ini diikuti puluhan pengrajin kulit kerang dari dua kecamatan yang berada di wilayah pesisir yakni Lalonggasumeeto dan Soropia,
Ketua Dekranasda Konawe, Titin Nurbaya Saranani dalam sambutan pembukaan pelatihan kulit kerang ini menuturkan, dirinya mendukung pelaksanaan pelatihan ini, karena bisa meningkatkan kesejahteraan para pengrajin.
“Saya berharap pelatihan ini bisa dilakukan berkesinambungan, agar keterampilan yang dilatihkan bisa diimplementasikan dalam membuat produk kerajinan untuk meningkatkan nilai ekonominya,” kata Titin Nurbaya Saranani, Jumat (22/11/2019).
Sementara itu, salah sorang pengurus Dekranasda Konawe, Yusni, pelatihan ini sengaja digelar untuk pengrajin di dua wilayah tersebut, karena jumlah pengrajin kulit kerangnya yang cukup banyak.
Baca Juga :
- Pemprov Sultra Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadan
- Pemprov Sultra Jadwalkan Safari Ramadhan 1447 H di 17 Kabupaten/Kota
- Dua Laporan Dugaan KDRT di Polda Sultra Dicabut, Proses Dilanjutkan Melalui Restorative Justice
- Dari Wakatobi Berseri untuk Indonesia Asri, Komitmen Jaga Alam dan Maritim Berkelanjutan
- Insiden Ayam Suwir di SPPG Wonggeduku, Masyarakat dan Mahasiswa Desak Kordinator Wilayah Konawe MBG dan Pihak Yayasan Ganti Tim Dapur
- Penanganan Aksi di Bombana Dipersoalkan, Okri Soroti Sikap Kapolres
“Di dua wilayah itu memang jumlah pengrajin kulit kerangnya cukup banyak, makanya kita berikan pelatihan di wilayah tersebut,” kata Yusni.
Untuk pelatihan ini sendiri, kata Yusni, merupakan satu dari tiga paket program pelatihan yang dicanangkan Dekranasda Konawe, yaitu pelatihan kerajinan kulit kerang, rotan dan anyaman tikar.
“Untuk tahun ini Dekranasda Konawe memiliki tiga paket program pelatihan, tapi memang yang dilaksanakan baru pelatihan kerajinan kulit kerang,” pungkasnya.
