Reporter: Hendrik B
Editor: La Ode Adnan Irham
KENDARI – Aksi demo pengungkapan pelaku pembunuhan dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (28/10/2019) kemarin berujung ricuh. Buntutnya, Dir Polair Polda Sultra, Kombes Pol Andi Anugrah, S.I.K luka parah akibat terkena lemparan batu.
“Dir Polair sudah mendapatkan tindakan medis dan saat ini dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sultra, AKBP Harry Goldenhardt kepada MEDIAKENDARI.com, Selasa (29/10/2019).
BACA JUGA:
- Kasus Korupsi dan Praktik Ilegal di Konawe, Ini Target Kerja Kapolres Edi Raharjono
- BREAKING: ADV ASPIN S.H., M.H BANTAH KERAS PT SJAP “PLASMA 20% SEJAK 2023 TIDAK PERNAH SAMPAI KE WARGA WAWOONE!
- Konsorsium NGO di Konawe Minta Kejati Sultra Periksa 8 Proyek Diduga Bermasalah
Harry juga mengatakan, kemungkinan Andi Anugrah akan dioperasi. Selain lemparan batu aparat kepolisian juga mendapatkan lemparan tinja atau kotoran dari para demonstran.
“Sekitar 5 hingga 6 orang personil yang terkena lemparan tinja. Mereka merupakan dari satuan Dalmas Shabara,” ungkapnya. (B)
