Jakarta, Mediakendari.com – Gubernur Sulawesi Tenggara terpilih, Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka, SE, MM, dan Wakil Gubernur Ir. Hugua, mengajak seluruh kepala daerah di wilayah Sulawesi Tenggara untuk menjaga kekompakan dalam membangun daerah.
Hal ini disampaikan dalam acara silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan para kepala daerah terpilih yang digelar di Jakarta pada Rabu malam. Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sultra Laode Tariala, Wakil Ketua DPRD Hery Asiku, serta Sekretaris Provinsi Sultra, Asrun Lio.
“Pemerintah Provinsi Sultra dan pemerintah kabupaten/kota harus kompak sebagai syarat utama dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan di Sultra,” ujar Andi Sumangerukka yang akrab disapa ASR.
Sementara itu, Wakil Gubernur Hugua menegaskan bahwa meskipun kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota memiliki perbedaan kewenangan, namun tujuannya tetap sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan rakyat Sulawesi Tenggara.
“Saya pernah menjabat sebagai bupati, sehingga saya memahami betul kewenangan seorang bupati maupun wali kota di era otonomi daerah. Namun, kita harus ingat bahwa pemerintah provinsi adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat,” kata Hugua.
Sekretaris Provinsi Sultra, Asrun Lio, menambahkan bahwa momen silaturahmi ini sangat penting mengingat keesokan harinya para kepala daerah akan dilantik oleh Presiden.
“Malam ini adalah malam yang penting bagi kita semua. Besok, Presiden akan melantik para kepala daerah. Mari manfaatkan malam ini untuk mempererat silaturahmi,” kata Asrun.
Acara silaturahmi ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, diikuti oleh 14 pasangan bupati/wakil bupati, 2 pasangan wali kota/wakil wali kota, serta gubernur/wakil gubernur terpilih. Satu-satunya calon kepala daerah yang tidak hadir adalah pasangan dari Kabupaten Buton Tengah, yang masih dalam proses sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Para kepala daerah hasil Pilkada 27 November 2024 ini berada di Jakarta untuk mengikuti prosesi pelantikan serentak pada 20 Februari 2025 di Istana Negara. Sebelum pelantikan, mereka menjalani serangkaian persiapan, termasuk tes kesehatan dan gladi pelantikan di kawasan Monumen Nasional (Monas). Setelah dilantik, mereka akan mengikuti pembekalan di Lembah Tidar, Magelang, pada 21-28 Februari 2025.
Dalam kesempatan tersebut, masing-masing kepala daerah juga memanfaatkan waktu untuk memperkenalkan diri serta memaparkan tantangan pembangunan di daerah mereka.
“Kami dari Buton Utara menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Sultra, pimpinan DPRD, dan Pemprov Sultra yang telah memfasilitasi kami selama persiapan pelantikan di Jakarta,” ujar Bupati Buton Utara terpilih, Afiruddin Mathara.
Hal serupa juga disampaikan oleh kepala daerah lainnya, yang menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memajukan daerah masing-masing.
“Terima kasih Pak Gubernur Sultra yang telah memfasilitasi kebutuhan kami selama rangkaian pelantikan di Jakarta. Kami dari Bombana, bersama kepala daerah lainnya, siap bersinergi dengan pemerintah provinsi,” kata Burhanuddin, Bupati Bombana terpilih.
Dengan semangat kebersamaan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Laporan Redaksi