Reporter : Erlin
Editor : Kang Upi
RANOMEETO – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), melalui Dinas Pariwisata menggelar pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata di Wonua Monapa Resort – Kecamatan Ranomeeto, Jum’at (28/6/2019) Malam.
Pelatihan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) para pelaku kepariwisataan, aparatur Desa dan masyarakat sekitar lokasi wisata, serta membangun dan meningkatkan destinasi wisata.
Dalam sambutannya, Asisten II Pemda Konsel, Ir. Armansyah mengatakan, pihaknya mengapresiasi pelatihan yang di gagas Dispar Konsel, dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan SDM para pelaku kepariwisataan dan masyarakat serta aparat Desa.
Hal itu, kata Armansyah, sejalan dengan program Pemda untuk mendorong perekonomian dan kesejahteraan rakyat pada sektor kepariwisataan, dibuktikan pengalokasian anggaran cukup besar pada bidang ini, khususnya pembangunan infrastruktur dan pendukung sarana dan prasarana lainnya.
“Bupati kita, H. Surunuddin Dangga sangat fokus dan serius mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pada sektor ini, dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur di beberapa destinasi wisata, seperti di lokasi wisata Namu dan Moramo, termasuk menciptakan dan menetapkan objek wisata baru, diantaranya Desa Jati Bali dan ekowisata Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai di Angata,” beber Armansyah.
BACA JUGA :
- Epson Asia Tenggara membuka pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
- Kolaborasi Energi dan Komunitas, Pertamina Sukseskan Sultra Enduro Rally 2026 di Baubau
- Polda Sultra Mewujudkan Perayaan Yang Lancar dan Tertib di Hari May Day
- Pemkab Konkep Paparkan Capaian Satu Tahun Pemerintahan melalui LKPJ 2025
- Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok LPG Sultra Aman, EGM Tinjau Langsung SPPEK Kendari
- Konsumsi Energi di Sultra Kembali Stabil, Pertamina Imbau Penggunaan BBM Secara Bijak
Olehnya itu, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan untuk mendukung program Pemda yang sedang dan akan berjalan, yang diharapkan bisa meningkatkan kinerja dan profesionalisme pengelolaan kepariwisataan serta pelayanan para pelaku usaha dan masyarakat terhadap wisatawan di sekitar destinasi wisata, sehingga para tamu betah dan penasaran ingin kembali berkunjung.
Tentunya lanjut Armansyah dengan memenuhi 4 komponen kepariwisataan, yakni aspek atraksi daya tarik wisata ada ciri khasnya, dan fasilitas sarana penginanapan, transportasi, aksebilitas, kemudahan berkunjung ketempat lain yang saling berhubungan serta pelayanan tambahan mencakup keramahtamahan dan keamananan dan ketertiban.
“Nah, untuk itu juga Kadispar harus jeli melihat kondisi ini, dan bersinergi dengan instansi dan stakeholder, lembaga kemasyarakatan yang ada sehingga kepariwisataan kita semakin tertata baik dan terdepan,” pungkasnya.
Pelatihan di buka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Armansyah, di dampingi Kadispar, AB. Subair, S.Pd., M.Pd, Kabid Ekonomi Kreatif, Suartin, S.Pd.,M.Pd, Kabid Pariwisata, Muh Aswan Yasin, SE., M.Si, dengan Nara Sumber Ketua Asita Sultra, Rahman Rahim, Lektor Kepala UHO, Dr. Misran Safar, Ketua DPC HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Sultra, Ahmad Nisar. (A)
