Reporter : Ruslan
Editor : Taya
KENDARI – Dinas Pertanian dan Perternakan (Distanak) Kota Kendari memastikan persediaan sapi menghadapi Hari Raya Idul Fitri tercukupi.
Kepala Distanak Kota Kendari St. Ganef, M, memperkirakan persediaan sapi menjelang lebaran cukup karena normalnya konsumsi daging sapi untuk hari biasa pada kisaran 20 sampai 22 ekor perharinya. Namun setelah Hari Raya Idul Fitri biasanya naik 40 sampai 50 ekor perharinya.
“Insya Allah persedian sapi sampai hari lebaran cukup. Karena selain Kota Kendari pemasok sapi ada juga dari Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Raha dan Kota Kendari,” ucapnya kepada mediakendari.com, Rabu (15/5/2019).
BACA JUGA :
- Dari Konflik Agraria hingga Kerusakan Lingkungan, MSF Kolaka Desak Tata Kelola Nikel yang Berkeadilan
- Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kajati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar
- Sempat Bersitegang Antara Pedagang dan Petugas, Ratusan Lapak Bensin Eceran di Sekitar SPBU Andonohu Ditertibkan
- Gebrakan Baru Mahasiswa Jurnalistik, Siswa SMAN 10 Kendari Diperkenalkan Cara Cerdas Menyaring Konten AI Pemilu
- Dari Kabid Transmigrasi Jadi Kadis, Lenni Kartika Indah Pimpin Dinas Cipta Karya Sultra
- Polemik 5 Bokeo Mekongga Mencuat, LAT: Rusak Tatanan Budaya Suku Tolaki
Ganef mengaku, masalah kenaikan harga daging sapi menjelang hari lebaran dipicu tingginya permintaan pasar.
“Jadi kalau semakin tinggi permintaan di pasar harga daging sapi juga naik,” katanya.
Ia menambahkan, untuk mengontrol sapi yang layak di potong, pihaknya menurunkan tiga doktor hewan di lokasi pemotongan.
“Satu dokter yang menetap di lokasi pemotongan ada dua orang dokter yang mobile dan mereka ini betul-betul siap di lapangan,” pungkasnya. (a)
