DaerahHEADLINE NEWSKONAWE

Fakultas Kesmas UHO Gelar Program Pengbadian Keluarga Sehat Bebas Obesitas,Stunting, dan Anemia di Desa Bajo Indah Konawe

1484
×

Fakultas Kesmas UHO Gelar Program Pengbadian Keluarga Sehat Bebas Obesitas,Stunting, dan Anemia di Desa Bajo Indah Konawe

Sebarkan artikel ini
Suasana sosoalisasi penuruna stanting di Desa Bajo Indah Kecamatan Soropua.

KONAWE, mediakendari.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Halu Oleo (HO) menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia Kabupaten Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, Minggu (9/2023). Kegiatan itu berlangsung  di Kantor Balai Desa Bajo Indah  dengan mengangkat Tema Program Keluarga Sehat Bebas Obesitas,Stunting, dan Anemia (Lugas Berstamina).

Kegiatan itu di terima langsung Kepla Desa Bajo Indah,  Subohan. Menurut Subohan, kegitan saat ini pemerintah desa berupaya menurunkan stunting. Dengan target capaian nasional 14% pada tahun 2024.

“Dengan tingginya angka Stunting saat ini, maka kami mengandeng  dan kerjasama antar berbagai sektor. Untuk saat ini kami baru melibatkan unsur utamanya dari Fakultas Kesmsas UHO guna  mempercepat capaian penurunan Stunting di daerah ini,” ungkap Subohan.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Kesmas UHO, Ramadhan Tosepu,SKM.,M.Kes.,Ph.D dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu tanggungjawab institusi pendidikan dalam mencerdaskan masyarakat, khususnya dalan hal penurunan stunting.

“Kedepan, ini akan menjadi kegiatan yang terus menerus dilakukan dan akan menjadi contoh bagi pemerintah dalam menurunkan Stunting di Indonesia,”  ujar Ketua Prodi tersebut.

Ramadhan menyebut, Program Lugas Berstamina membarikan edukasi pada masyarakat yang berorientasi pada pemahaman guna menata dan membina masyarakat. Sebab, pemenuhan gisi bsangat penting sekali, isi piring yang memenuhi kecukupan pangan, seperti pangan lokal.

Sementara itu, Kepala puskesmas soropia, Jusmina,SKM menyampaikan bahwa edukasi tersebut akan menambah wawasan dalam peningkatam derajad kesehatan diwilayah Kecamatan  Soropia. Selain itu juga,  mengharapkan dukungan para kader sangat membantu pemerintah dalam menyukseskan program kesehatan.

“Perhatian pemerintah dalam menurunkan Stunting telah dijalankan dengan baik. MeskipuNn di Wilayah Kecamatan Soropia terdapat empat lokus stunting, yaitu Desa Sorue, Desa Leppe, Desa Mekar, dan Keluraham Soropia,” ujar Jusmina.

Jusmina menambhakan, kejadian tersebut bisa menjadi perhatian bagi Kepala Desa Bajo Indah, Subohan untuk menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi kader dan masyarakatnya yang ada di desanya.

“Saya menekankan untuk tidak henti hentinya menjaga kesehatan. Dan jkami uga mengucapkan terima kasih kepada tim dari Fakultas kesehatan Masyarakat UHO yang telah memberikan edukasi kepada warga. Selain itu kami juga berharap agar kegiatan ini terus berlanjut.

Untuk ditehaui, Pinggang Adiantaku (isi piringku,bahasa bajo) memuat informasi tentang pentingnya memakan makanan yang bergizi dan menyadari  sehat itu penting. Juga dibuat komitmen bersama bahwa desa bajo indah harus sehat dan bebas dari Stunting.

You cannot copy content of this page