Inflasi di Baubau Dipicu Kelor

NEWS394 dibaca

BAUBAU, MEDIAKENDARI.COM – Salah satu komoditas sayuran yaitu kelor turut memicu inflasi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan kelor memicu inflasi karena warga Baubau menjual kelornya ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu tanpa disadari memberikan kontribusi inflasi.

“Dari pada dijadikan sayur di sini, mending dibawa ke sana (NTT) karena ada pabrik pengolahan daun kelor,” ungkap Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dalam keterangannya ditulis Rabu, 19 Oktober 2022.

Baca Juga : Pemkot Kendari Tolak Perpanjang Kontrak PT Kurnia

Selain itu, komoditas lainnya seperti telur juga memberikan dampak inflasi karena besarnya kebutuhan pasokan telur di Baubau yang diambil dari luar daerah. Hanya saja, melalui pasar murah setidaknya harga telur dapat ditekan.

“Beberapa komoditas lain seperti tomat, bawang dan cabe juga menjadi pemicu inflasi. Namun, kita sudah mengantisipasi dengan memanfaatkan lahan di Sorawolio dan Bungi untuk cabe dan tomat. Pada akhirnya tomat sekarang harganya sudah bisa tertahan,” ujarnya.

Penulis : Ardilan

Facebook : Mediakendari