Inflasi Sultra Bulan Mei Tercatat Sebesar 0,96 persen

KENDARI – Berdasarkan reles data yang dikeluarkan BPS Sultra pada Senin, (04/06/2018), Kepala bidang (Kabid) Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Surianti Toarvmenyebut, pertumbuhan ekonomi Sultra bulan Mei mengalami Inflasi  sebesar 0,96 Persen.

Dikatakannya, Inflasi Sultra bulan Mei tahun 2018, tercatat sebesar 0,96 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 126,99. Secara nasional dari 82 kota yang menghitung inflasi enam puluh lima kota tercatat inflasi dan tujuh belas kota tercatat deflasi.

“Jadi, Inflasi tertinggi tercatat di Tual Provinsi Maluku sebesar 1,88 persen dan inflasi terendah tercatat di Purwokerto Provinsi Jawa Tengah dan Tangerang

Provinsi Banten masing-masing sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi tercatat di Pangkal Pinang provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 0,99 persen,” ujar Surianti melalui releasenya di ruang aula BPS Sultra (04/06/2018).

Dijelaskannya, inflasi yang terjadi di Sultra tercatat disebabkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok bahan makanan sebesar 3,93 persen; kesehatan 0,27 persen;  sandang 0,20 persen serta makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau dan perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar masing -masing sebesar 0,01 persen.

“Kelompok yang tercatat deflasi yaitu  kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,32 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga tidak mengalami perubahan/ relatif stabil,” pungkasnya.

Ia menguraikan, komoditas yang memberikan sumbangan inflasi terbesar adalah kembung/ gembung/ banyar/ gembolo/ aso-aso; cakalang/sisik; layang/benggol; bandeng/bolu; rambe; ekor.


Reporter: Waty
Iklan dalam Berita Ana Wonua Distributor Oli Total