Reporter : Awal Purnawan
Editor : Def
KENDARI – Jelang bulan suci Ramadhan pada Mei 2019 mendatang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan upaya-upaya untuk mengantisipasi lonjakan harga barang pokok, salah satunya dengan melakukan pemantuan harga kebutuhan pokok di pasar.
Kepala Disperindag Sultra, Sitti Saleha menjelaskan, lonjakan harga menjelang bulan Suci Ramadhan secara umum disebabkan oleh permintaan akan barang meningkat dan faktor cuaca.
Baca Juga :
- Toko Damai Kendari Hadirkan Promo Ramadhan untuk Kebutuhan Rumah Tangga
- Toko Damai Kendari Hadirkan Promo Anniversary Berhadiah Motor dan Elektronik
- Sambut Ramadhan, Informa Kendari Hadirkan Promo Beli 1 Gratis 1 Aksesoris Rumah
- Belanja Furnitur di INFORMA Kendari, Dapat 2X Poin Rewards dan Cashback hingga 10%
- 50 Operator SPBU Sulselbar Ikuti Upskilling Pertamina untuk Perkuat Layanan
- Promo Terbatas Maret 2026, INFORMA Kendari Beri Cashback hingga 10% untuk Member dan Nasabah BRI
“Sebenarnya, harga naik itu karena dua factor. Pertama, karena cuaca dan yang kedua ketersediaan barang di pasar tidak sesuai dengan permintaan konsumen, barang yang tersedia itu minim sedangkan permintaan semakin meningkat karena kebutuhan,” ungkapnya saat ditemui MediaKendari.com di ruang kerjanya, Selasa (26/03/2019).
Untuk mengatasi hal ini, pihaknya telah memiliki tim pengawas bersama Satgas Pangan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan instansi lain yang terkait. Dengan ini ketersedian barang dipasar tetap terpenuhi dengan baik.
“Misalnya dengan mengadakan pasar murah menjelang ramadhan dan operasi pasar. Hal ini juga bisa membantu masyrakat karena harga di pasar murah lebih rendah di bandingkan dengan pasar tradisional yang ada,” terang mantan Pj Bupati bombana itu.
Wanita berhijab itu juga menghimbau kepada masyarakat Sultra, agar bersama dengan pemerintah menjaga stabilitas harga barang pokok di pasar, dengan mengadukan segala bentuk kecurangan yang menyebabkan harga naik. (A)
