Reporter : M Ardiansyah R
Editor : Wiwid Abid Abadi
KENDARI – Kesatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Muna Indonesia (KEPPMI) Muna Kota Kendari, mendesak agar pelaku penembakan terhadap Randi, segera ditangkap.
Plt Ketua KEPPMI Kendari, Ichal Ode Soe, mengatakan, sampai saat ini tidak ada kemajuan dalam penanganan kasus yang dilakukan oleh Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Sangat perihatin atas apa yang terjadi terhadap mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Muna, kami meminta kepada pihak berwenang untuk dapat menyelesaikan secepatnya,” kata Ichal, Selasa (1/10/2019).
Selain itu, Ichal meminta agar tim investigasi berkerja secara transparan, tanpa ada yang ditutupi, agar masyarakat tau apa yang dilakukan oleh pihak Kepolisian selama ini.
Baca Juga:
- Dua Jurnalis Kendari Dipanggil Polresta, AJI : Ini Kriminalisasi Pers, Minta Gubernur Copot Ridwan Badallah
- Wakapolda Sultra Ajak Kolaborasi Lintas Sektoral Atasi Masalah Pekerja Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran
- OPINI JAFRUN : Jokowi Datang Bukan Sebagai Presiden, Tapi Sebagai Warga Negara di Depan Hukum
- OPINI: Sepanjang Sejarah, Baru Listyo Sigit Mantan Kapolri Yang Dijerat Institusinya Sendiri
- Geger Sultra, Kapolda Himawan Bayu Aji Disorot BEM UHO, Jabatannya Pas di Masa Sadap Presiden Prabowo
- Bidpropam Polda Sultra Sidak ke Personel, Pastikan Bebas Vape dan Judi Online
“Apa hasil investigasi harus diungkap ke publik, jangan ada yang di tutup-tutupi, karna kami khawatir, jangan sampai, jika terlalu lama, fakta-fakta yang mengarah kepada salah pelaku bisa kabur,” tegasnya.
Dia juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa, khususnya dari Kabupaten Muna yang ada di Kota Kendari agar tetap mengedepankan intelektual dan menjaga situasi tetap kondusif.
Sebelumnya diberitakan, Randi, salah satu mahasiswa UHO tewas tertembak saat demonstrasi di Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9/2019), lalu. Selain Randi, Yusuf Kardawi juga tewas usai aksi tersebut. (B)
